Apple akan Bangun Pusat Riset di Shenzhen

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 14 Oct 2016 08:53 WIB
apple
Apple akan Bangun Pusat Riset di Shenzhen
Tiongkok adalah pasar yang penting untuk Apple. (Wikipedia)

Metrotvnews.com: Apple akan membuat pusat riset dan pengembangan di Shenzhen, Tiongkok, kata CEO Tim Cook. 

Cook mengumumkan hal ini dalam pertemuan dengan pekerja pemerintah senior di Shenzhen, yang dikenal sebagai pusat manufaktur elektronik. Keputusan ini adalah keputusan strategis untuk Apple, mengingat Shenzhen merupakan salah satu kota tempat pabrik Foxconn berada. Selama ini, Foxconn sendiri dikenal sebagai manufaktur iPhone. 

Seperti yang disebutkan CNET, langkah ini juga akan menguntungkan Apple mengingat Tiongkok merupakan salah satu pasar utama Apple.

"Kami sangat senang untuk membuka pusat riset dan pengembangan baru di sini tahun depan sehingga tim teknisi kami dapat bekerja lebih dekat dengan rekan-rekan manufaktur kami," kata juru bicara Apple, Josh Rosenstock pada Reuters

Pusat R&D di Shenzhen, dan juga fasilitas lain yang Apple umumkan akan dibangun di Beijing, katanya, memungkinkan Apple memanfaatkan orang-orang berbakat di Tiongkok.

Dengan membangun pusat R&D di Tiongkok, Apple juga berharap akan dapat kembali merebut pangsa pasar mereka yang sebelum ini telah terkikis oleh pesaing lokal seperti Huawei, OPPO dan Vivo.

Di bulan September, Apple dikabarkan akan membangun pusat R&D di Beijing. Fasilitas yang bernilai USD45 juta itu akan fokus untuk membuat hardware baru. Sebelum ini, Cook memang telah berjanji akan menanamkan investasi ke Tiongkok.

Apple bahkan sempat menanamkan investasi senilai USD1 miliar di Didi Chuxing, layanan transportasi berbasis aplikasi yang ada di Tiongkok. Apple tidak memberikan respons ketika diminta untuk berkomentar terkait rencana membangun pusat riset dan pengembangan di Shenzhen.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.