Apple Watch Selamatkan Nyawa Manula

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 06 Feb 2019 11:58 WIB
appleapple watch
Apple Watch Selamatkan Nyawa Manula
Apple Watch dilengkapi dengan fitur pendeteksi jatuh. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP)

Jakarta: Apple Watch menyelamatkan nyawa dari seorang pria Norwegia berumur 67 tahun.  

Ialah Toralv Østvang, yang ditemukan dalam keadaan "berdarah dan tidak sadar" oleh layanan darurat di lantai kamar mandinya, lapor NRK. Østvang jatuh ketika dia di kamar mandi. Setelah itu, fitur pendeteksi jatuh pada Apple Watch secara otomatis menghubungi layanan darurat. 

Ketika pengguna Apple Watch jatuh, perangkat itu akan memeriksa apakah penggunanya baik-baik saja. Jika sang pengguna tidak merespons dalam waktu satu menit, perangkat itu akan secara otomatis memanggil layanan darurat dan memberikan lokasi pengguna, lapor Digital Trends

Kemungkinan, inilah yang terjadi pada Østvang. Puteri Østvang menduga, sang ayah pingsan dan jatuh ke lantai kamar mandi di tengah malah. Østvang menderita tiga tulang retak di wajahnya. Namun, sang puteri percaya, keadaan ayahnya bisa jauh lebih buruk jika dia tidak menggunakan Apple Watch, yang memanggil bantuan secepat mungkin. 

Fitur pendeteksi jatuh secara otomatis diaktifkan untuk pengguna yang berumur lebih dari 65 tahun. Pengguna yang ingin bisa mengaktifkan fitur tersebut bisa masuk ke aplikasi Watch di iPhone mereka, masuk ke Emergency SOS, dan menggeser slider pada pendeteksi jatuh. 

Apple memperingatkan pengguna Apple Watch untuk tidak menggunakan perangkat itu layaknya perangkat medis. Namun, smartwatch mereka telah membantu menyelamatkan nyawa para penggunanya berkat fitur seperti pendeteksi jatuh dan elektrokardiogram (EKG). 

Fitur EKG yang ada pada Apple Watch Series 4 menyelamatkan nyawa pria asal Richmond, Ed Dentel, yang mencoba menggunakan fitur itu. Dia mendapatkan peringatan bahwa dia mungkin mengalami atrial fibrillation.

Dentel mengira, itu adalah kesalahan karena dia merasa sehat. Namun, ketika dia pergi ke rumah sakit, dia mendapatkan konfirmasi bahwa dia memang menderita penyakit tersebut. Dia menyebutkan, Apple Watch telah menyelamatkan nyawanya. 


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.