Iklan Google Duo Tampilkan Fungsi di iPhone

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 21 Dec 2018 10:33 WIB
google
Iklan Google Duo Tampilkan Fungsi di iPhone
Google merilis tiga iklan baru dengan durasi singkat untuk aplikasi Duo.

Jakarta: Google secara simultan memperkenalkan Allo dan Duo lebih dari dua setengah tahun lalu. Sayangnya, Allo gagal menarik perhatian konsumen dan perkirakan akan ditutup pada bulan Maret 2019.

Google terus berupaya mempertahankan layanan video chat karyanya. Google Duo lebih populer di perangkat Android jika dibandingkan iPhone.

Google Duo telah melampaui proses instalasi lebih dari 500 juta kali di Google Play Store, dan hampir mencapai rating tiga juta dengan nilai rata-rata 4,6 bintang. Namun, aplikasi ini hanya dilirik oleh sekitar 148 ribu pengguna iOS.

Sehingga tidak mengejutkan saat Google terfokus pada berbagai platform yang dilihat dari sudut pandang keluarga pada tiga iklan Duo baru. Tiga iklan komersial ini berdurasi singkat, tetapi cukup mampu menonjolkan keunggulannya, sembari menampilkan indikator menyoal Apple.

Pada dua dari tiga iklan singkat yang baru-baru ini diunggah di saluran YouTube resmi Google. Narator dan pemeran utama mengeluhkan gangguan saat melakukan panggilan video dengan sang kakak.

Pesan yang coba ditampilkan pada iklan ini adalah layanan panggilan video khas Apple tidak mendukung sistem operasi Android, sehingga pengguna harus menggunakan Pixel 3 XL dan ingin berkomunikasi dengan keluarga yang memiliki iPhone perlu menggunakan aplikasi Duo, Skype, WhatsApp, atau Facebook Messenger dan aplikasi serupa lainnya.

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.