Facebook Diam-Diam Jajal Aplikasi Balon di Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 13 Aug 2017 14:44 WIB
media sosialfacebooktiongkok
Facebook Diam-Diam Jajal Aplikasi Balon di Tiongkok
Facebook rilis aplikasi Colorful Balloons di Tiongkok. (AFP / JONATHAN NACKSTRAND)

Metrotvnews.com: Pada bulan Mei, Facebook diam-diam meluncurkan aplikasi berbagi foto bernama Colorful Baloons di Tiongkok, dimana media sosial tersebut dilarang beroperasi, menurut laporan The New York Times.

Colorful Balloons memiliki tampilan dan fungsi serupa Moments dari Facebook, yang memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dengan teman dan keluarga. Menurut laporan The Verge, di Tiongkok, Colorful Balloons tidak terhubung dengan Facebook tapi dengan WeChat, jejaring sosial terbesar di negara tirai bambu tersebut. 

Facebook meluncurkan aplikasi tersebut melalui perusahaan lokal bernama Youge Internet Technology, tanpa ada tanda bahwa aplikasi itu dibuat oleh Facebook. Tampaknya, perusahaan media sosial raksasa itu juga memastikan agar aplikasi Colorful Ballons tidak menyebar terlalu luas.

Tiongkok memblokir Facebook pada Juli 2009 dan melakukan pemblokiran sebagian pada WhatsApp pada bulan Juli. Sejak saat itu, CEO Mark Zuckerberg telah berusaha untuk memasukkan jejaring sosialnya ke negara tersebut. Dia bahkan telah bertemu dengan perwakilan pemerintah dan dikabarkan tengah mengembangkan software untuk Tiongkok yang akan membantu mereka memastikan agar post tidak tampil di sebuah kawasan tertentu. 

Times menyebutkan, apa yang dilakukan oleh Facebook adalah sesuatu yang baru dan belum pernah dilakukan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa betapa kerasnya usaha perusahaan teknologi untuk bisa masuk ke pasar Tiongkok dan mendapatkan akses ke 700 juta pengguna internet negara tersebut. Sampai saat ini, masih belum diketahui apakah pemerintah Tiongkok sadar akan apa yang Facebook lakukan. Badan Dunia Siber dari Tiongkok tidak menjawab permintaan untuk berkomentar dari Times.

Peluncuran aplikasi ini tampaknya bukan usaha Facebook untuk masuk ke pasar Tiongkok secara diam-diam. Menurut Times, Facebook hanya berusaha untuk melihat bagaimana pengguna di Tiongkok berbagai informasi digital dengan teman mereka dan cara mereka berinteraksi di media sosial.

Sementara itu, dalam pernyataan resmi, Facebook berkata, mereka tengah berusaha untuk mengerti pasar Tiongkok lebih dalam. "Fokus kami saat ini adalah untuk membantu bisnis dan developer asal Tiongkok untuk melakukan ekspnasi ke luar Tiongkok menggunakan platform iklan kami," ujar Facebook.


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

3 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /