20% Titik Wi-Fi Publik di Piala Dunia 2018 Tidak Aman

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 06 Jul 2018 14:36 WIB
kaspersky
20% Titik Wi-Fi Publik di Piala Dunia 2018 Tidak Aman
Kaspersky Lab melaporkan sebanyak 20 persen titik Wi-Fi publik di kota Piala Dunia 2018 tidak aman.

Jakarta: Kaspersky Lab mengumumkan hasil penelitian terbarunya, menyebut bahwa sebanyak 7.176 dari sekitar 32.000 jaringan Wi-Fi publik di kota penyelenggara FIFA World Cup 2018 tidak menggunakan enkripsi lalu lintas data.

Hal ini disebut Kaspersky Lab menimbulkan risiko keamanan bagi penonton ajang sepak bola tahunan terbesar itu, yang berkunjung dan menggunakan jaringan Wi-Fi di kota-kota tersebut.

Kaspersky Lab turut menyampaikan temuannya yang didasarkan pada analisis titik Wi-Fi di 11 kota penyelenggara Piala Dunia FIFA 2018.

Temuan tersebut menampilkan bahwa tidak semua titik akses nirkabel didukung oleh perlindungan keamanan via enkripsi dan algoritma otentikasi. Hal ini memungkinkan peretas mencegat lalu lintas jaringan dan mendapatkan informasi rahasia penggunanya.

Sebagai informasi 11 kota penyelenggara Piala Dunia FIFA 2018 yang dimaksud oleh Kaspersky Lab tersebut yaitu Sarank, Samara, Nizhny Novgorod, Kazan, Volograd, Moskow, Ekaterinburg, Sochi, Rostov, Kaliningrad, dan Saint Petersburg.

Pada temuan Kaspersky Lab tersebut, sebanyak tiga kota dengan presentase tertinggi jaringan Wi-Fi tidak aman. Ketiga kota tersebut adalah Saint Petersburg (37 persen), Kaliningrad (35 persen) dan Rostov (32 persen).

Sementara itu, kota teraman yang disebutkan pada laporan Kaspersky Lab yaitu Saransk dengan persentase titik Wi-Fi publik tidak aman sebesar 10 persen, dan Samara sebanyak 17 persen dari titik Wi-Fi publik yang tersedia.

Kaspersky Lab juga menyebut bahwa sebesar dua per tiga dari seluruh jaringan Wi-Fi publik di kedua kota tersebut menggunakan protokol Wi-FI Protected Access (WPA/WPA2), sebagai perlindungan lalu-lintas data di jaringannya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.