Peneliti Buat AI yang Bisa Bedakan Iris Orang Hidup dan Mati

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 25 Jul 2018 15:03 WIB
teknologi
Peneliti Buat AI yang Bisa Bedakan Iris Orang Hidup dan Mati
Kini tersedia AI berkemampuan membedakan iris mata orang yang masih hidup dan telah meninggal dunia.

Jakarta: Menggunakan sidik jari orang yang telah meninggal untuk membuka kunci ponsel bisa dilakukan.

Namun, bisakah membuka kunci smartphone dengan memindai mata pemiliknya yang telah meninggal? Para peneliti asal Polandia berusaha memastikan agar hal itu tidak bisa dilakukan. 

Para peneliti itu sedang mengembangkan algoritma machine learning yang bisa membedakan iris orang yang masih hidup dan orang yang sudah meninggal dengan tingkat akurasi 99 persen.

Peneliti melatih kecerdasan buatan (AI) mereka pada database dari hasil pindaian iris mata dari orang yang meninggal yang didasarkan pada lama waktu sejak kematian. Selain itu, mereka juga menggunakan ratusan data iris mata dari orang yang masih hidup. 

Menurut laporan Engadget, proses melatih AI menggunakan database itu cukup sulit. Biasanya, mata orang yang telah meninggal harus dibuka dengan retraktor, karena itu, para peneliti harus menghilangkan semua komponen pada foto kecuali iris mata untuk memastikan AI tidak mengenali iris orang yang telah meninggal dari keberadaan retraktor. 

Para peneliti sukses membuat AI yang bisa membedakan iris orang yang masih hidup dengan orang yang sudah meninggal. Namun, AI itu hanya bisa mengidentifikasi iris orang yang telah meninggal selama setidaknya 16 jam. 

Alasannya, perbedaan iris pada orang yang baru meninggal dalam waktu beberapa jam masih tidak terlalu terlihat jika dibandingkan dengan iris orang yang masih hidup. Hal ini akan membatasi bagaimana metode ini bisa digunakan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.