Apple iPhone X Masih Pimpin Pasar Smartphone Dunia pada Bulan Maret

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 21 May 2018 12:23 WIB
apple
Apple iPhone X Masih Pimpin Pasar Smartphone Dunia pada Bulan Maret
Laporan Counterpoint Research menunjukan Apple iPhone X sebagai perangkat dengan penjualan tertinggi pada bulan Maret lalu.

Jakarta: Counterpoint Research merilis laporan berisi daftar smartphone dengan penjualan tertinggi selama bulan Maret lalu. Laporan tersebut menampilkan bahwa Apple iPhone X menduduki peringkat teratas daftar smartphone ini, dengan penjualan sebesar 3,5 persen.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Apple iPhone 8 Plus dengan penjualan global selama kurun waktu 31 hari sebesar 2,3 persen.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Xiaomi menjadi perangkat Android dengan penjualan tertinggi, berkat Redmi 5A dengn persentase sebesar 1,8 persen.

Posisi Xiaomi tersebut diikuti oleh perangkat kelas menengah Oppo, yaitu A83 dengan persentase tidak jauh berbeda sebagai peringkat keempat.

Perangkat unggulan keluaran tahun 2018 karya Samsung, yaitu Galaxy S9 dan S9+, menempati peringkat lima dan enam dengan persentase penjualan masing-masing sebesar 1,6 persen.

Persentase serupa Samsung Galaxy S9 dan S9+ juga diperoleh oleh Apple iPhone 7, mengganjarnya dengan peringkat ketujuh.

Sementara itu, persentase penjualan Apple iPhone 8 selama bulan Maret lalu mencapai 1,4 persen, dan diikuti oleh Samsung Galaxy J7 Pro pada posisi kedelapan dengan persentase penjualan yang sama.

Smartphone model lama Apple yaitu iPhone 6 dilaporkan masih menarik minat konsumen global, menempatkannya pada posisi kesembilan dengan persentase penjualan sebesar 1,2 persen selama bulan Maret lalu.

Menurut Counterpoint, iPhone X tetap memimpin segmen pasar ultra-premium, diikuti oleh seri Galaxy S9 karya Samsung.

Pada pasar premium dengan harga berkisar antara USD600 (Rp8,5 juta) hingga USD900 (Rp12,8 juta), Samsung menggandakan pangsa penjualannya. Sementara itu, produsen asal Tiongkok seperti Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Huawei menjadi pemenang pada kelas menengah bawah.

Pasar perangkat kelas low-end dengan kisaran harga antara USD100 (Rp1,4 juta) hingga USD199 (Rp2,8 juta) dilaporkan bergairah berkat penjualan baik pada kategori tersebut dari produsen seperti Samsung, sub-merek Huawei yaitu Honor, dan Xiaomi.

Ketiga merek tersebut dilaporkan mendominasi separuh dari pangsa pasar smartphone global di kelas ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.