KoinWorks Tawarkan Pinjaman untuk Pendidikan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 03 Apr 2018 15:36 WIB
fintech
KoinWorks Tawarkan Pinjaman untuk Pendidikan
KoinWorks, Dana Cita dan DanaDidik.com memberikan jawaban terkait pinjaman untuk pendidikan.

Jakarta: Ranah teknologi finansial atau fintech yang mengalami pertumbuhan pesat merambah berbagai aspek di kehidupan masyarakat.

Jika sebelumnya fintech lebih dikenal sebagai platform peminjaman dana non-perbankan untuk usaha kecil menengah, kini ranah fintech mulai menunjukan fokus lebih besar ke ranah pendidikan.

Ranah ini yang kini coba didorong oleh tiga perusahaan di bidang teknologi finansial, yaitu Koinworks, DanaCita, dan DanaDidik.

Dorongan yang dihadirkan ketiganya juga menjadi jawaban terhadap tantangan Presiden Joko Widodo agar institusi keuangan mengembangkan produk keuangan pemberi solusi pembiayaan di bidang pendidikan.

"Kami percaya bahwa investasi di bidang pendidikan memberikan dampak sosial yang lebih tinggi dari investasi mikro. Sebab " ujar Co-Founder DanaDidik.com Dipo Satria Ramli, mewakili ketiga perusahaan.

Baik DanaDidik.com, DanaCita dan KoinWorks mengaku untuk menjawab tantangan yang disampaikan Presiden Joko Widodo ini bukan perkara mudah, meski bukan hal mustahil untuk dilakukan.

Ketiga perusahaan teknologi finansial ini sepakat bahwa pemerintah turut memegang peranan penting dalam mendorong kemunculan institusi keuangan penyedia produk pinjaman untuk pendidikan.

Selain berharap pemerintah lebih aktif dalam menghadirkan regulasi pendukung, kehadiran insentif salah satunya terkait pajak bagi investor atau pemberi pinjaman, akan mendorong semangat mereka untuk lebih aktif dalam memberikan pinjaman pendidikan tersebut.

Sementara itu, metode crowdfunding atau lebih dikenal masyarakat Indonesia sebagai urunan atau patungan dinilai sebagai metode yang paling sesuai untuk investasi terkait pinjaman dana pendidikan.

Sebab menurut ketiga perusahaan ini, terdapat banyak masyarakat Indonesia yang bersedia untuk memberikan bantuan pinjaman untuk dana pendidikan.

Sebagian masyarakat Indonesia juga dinilai lebih mementingkan dampak sosial yang dapat dihasilkan dari dana investasinya, dibandingkan dengan nilai kembali yang diterima. Ketiga perusahaan fintech ini juga berharap di masa mendatang, institusi perbankan akan dapat memberikan pinjaman pendidikan yang dapat dijangkau masyarakat dengan lebih mudah.

Sebagai informasi, Dana Cita menyediakan pinjaman pendidikan untuk tingkat Diploma (D3), Sarjana (S1) dan Magister (S2), dengan jangka waktu pinjaman hingga enam tahun dan pembayaran bulanan ringan.

Sedangkan DanaDidik.com, menyediakan dana pinjaman jangka panjang hingga empat tahun untuk tiga kategori bidang pendidikan, yaitu teknologi, kesehatan, dan pendidikan umum.

Sementara itu, Koinworks menawarkan pinjaman pendidikan yang saat ini lebih menyasar pada pendidikan non-formal seperti kursus singkat, namun kini mulai menyeriusi pinjaman untuk pendidikan formal tingkat universitas. Melalui produk bertajuk KoinPintar, KoinWorks menyediakan pinjaman dengan rentang dari Rp5 juta hingga Rp200 juta.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.