Google Assistant Terima Perubahan Desain

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 04 Oct 2018 07:51 WIB
google
Google Assistant Terima Perubahan Desain
Google menggulirkan perubahan desain untuk Google Assistant demi memudahkan proses navigasi.

Jakarta: Google dalam proses pengguliran desain update untuk Google Assistant, bertujuan memudahkan proses pengendalian fitur yang menggunakan suara serta sentuhan. Google juga telah meningkatkan ukuran dari visual layar.

Peningkatan ukuran layar ini bertujuan memudahkan pengguna mengetahui informasi dengan lebih cepat.

Jika pengguna menggunakan Google Assistant pada ponsel untuk mengendalikan perangkat rumah cerdas, tuas geser dan kendali baru akan membantu untuk mengatur kecerahan atau volume dari perangkat tersebut untuk akurasi lebih baik.

Pesan interaktif baru akan memungkinkan pengguna menambahkan koma, mengubah huruf dan melakukan tindakan edit lain menggunakan jemari. Selain itu, Google juga memanfaatkan update ini untuk meningkatkan konten visual yang disuguhkannya.

Sebagai contoh, The Food Network kini akan menampilkan gambar pada resep dengan ukuran lebih besar, sedangkan FitStar akan membantu olahraga harian pengguna dengan mengulangi GIF yang mengajarkan hal yang perlu dilakukan.

Sementara itu, Starbucks akan menampilkan gambar thumbnail lebih besar dari benda yang direkomendasikan dan dapat dipesan pada menu mereka.

Pengguna Android dapat menemukan ringkasan dari perjalanan hari mereka dengan mengakses Google Assistant dan mengusap layar ke arah atas.

Google menyebut hampir sebanyak 50 persen dari seluruh interaksi dengan Google Assistant merupakan hasil dari pemanfaatan perintah suara dan sentuhan.

Dengan perubahan desain ini, pengguna diklaim akan lebih mudah melengkapi tugas menggunakan Google Assistant, terlepas dari metode pemberian perintah.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.