Samsung dan Disney Pasang Emoji The Incredibles untuk Galaxy S9

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 25 May 2018 12:50 WIB
samsung
Samsung dan Disney Pasang Emoji The Incredibles untuk Galaxy S9
Samsung menggandeng Disney menghadirkan AR Emoji dari animasi The Incredibles di Galaxy S9 dan S9+.

Jakarta: Sejumlah pihak menilai emoji AR baru yang dihadirkan Samsung bersama Galaxy S9 dan Galaxy S9+ hanya gimmick. Namun, pengumuman selanjutnya dapat dipertimbangkan sebagai bukti keseriusan Samsung terhadap fitur tersebut.

Perusahaan asal Korea Selatan itu baru-baru ini mengonfirmasi telah bekerja sama dengan Disney untuk menghadirkan lebih banyak emoji AR untuk pengguna Galaxy S9 dan Galaxy S9+.

Keluarga animasi The Incredibles dan rekannya Frozone, menjadi karakter baru yang didukung pada fitur tersebut.

Karakter ini melengkapi karakter Disney sebelumnya yang telah tersedia pada emoji AR, termasuk Mickey Mouse, Minnie Mouse dan Donald Duck.

Mulai 24 Mei, pengguna Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akan dapat melakukan personalisasi pada pesan dengan avatar AR dari Mr. Incredibles, Elasticgirl, Violet, Dask dan Jack-Jack, serta Super Frozone.

Untuk dapat menambahkan emoji AR baru ini ke perangkat, pengguna perlu mengakses aplikasi kamera dan mengakses mode AR Emoji. Kemudian ketuk ikon plus pada sisi kanan, dan pilih paket The Incredibles AR Emoji dari Galaxy App Store.

Sebelumnya, President, CEO, Head, President & CEO of Consumer Electronics and Executive Director, Samsung Electronics Kim Hyn-suk berkata bahwa dia memperkirakan, fitur AI akan tersedia di semua produk Samsung pada 2020.

Salah satu hal yang mereka lakukan untuk merealisasikan rencana itu adalah dengan membuat tim yang terdiri dari 1.000 teknisi yang fokus pada AI. Untuk melakukan ini, Samsung rela memindahtugaskan sebagian karyawannya.

Sementara itu, unggahan di akun Twitter milik pembocor informasi ternama, Evan Blass menyebut pegawai Samsung tampak memakai perangkat Gear yang menggunakan Wear OS dan bukan Tizen OS. Jam tangan cerdas ini diperkirakan muncul pada pertengahan tahun kedua tahun ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.