Prosesor Ryzen Sulit Dibongkar

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 12 Mar 2017 08:40 WIB
amd
Prosesor Ryzen Sulit Dibongkar
Proses delidding di prosesor Ryzen lebih sulit ketimbang prosesor lainnya

Metrotvnews.com: Bagi sebagian orang terutama pengguna kelas ekstrem, melepas pelat pendingin pada prosesor merupakan salah satu solusi agar mereka bisa mendinginkan prosesor lebih baik lagi.

Pelat prosesor memang seringkali dianggap "mengganggu" performa pendinginan dan dikatakan tidak mampu menghantarkan panas sebaik jika Anda menempelkan pendingin langsung ke chip prosesornya.

Tidak heran jika pengguna ekstrem sering melakukan teknik delidd atau melepas pelat pendingin di prosesor. Proses melakukan delidding memang harus dikerjakan dengan sangat hati-hati, terutama pada prosesor baru AMD Ryzen. 

Seorang YouTuber bernama der8auer dilaporkan harus mengorbankan tiga prosesor Ryzen 7 hingga ia berhasil melakukan delidding di prosesor tersebut. Menurut TechPowerUp, hal tersebut dikarenakan Ryzen 7 memang hadir dengan struktur rancang bangun yang berbeda dengan prosesor desktop lainnya.



Chip pada Ryzen dikatakan menempel kuat dengan pelat pendingin pada prosesor. YouTuber der8auer bahkan mengatakan chip dan pelat pendinginnya disolder secara langsung. Hal tersebut yang membuatnya kesulitan dalam melakukan delidding di prosesor Ryzen.

Meski demikian, struktur baru yang digunakan AMD kali ini memiliki dampak positif bagi pengguna mainstream. Karena chip prosesor dan pelat pendinginnya terhubung langsung, maka panas akan dapat disalurkan secara lebih optimal. der8auer mengatakan perbedaan suhu antara ketika Ryzen dipasang pelat pendingin tidak sebesar 2 derajat Celcius saja.




(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.