CES 2019

Lenovo Smart Clock Muncul, Apa Kemampuannya?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 09 Jan 2019 07:10 WIB
Lenovo Smart Clock Muncul, Apa Kemampuannya?
Lenovo Smart Clock

Las Vegas: Selain jajaran notebook teranyar, Lenovo juga mengumumkan satu perangkat unik. Dalam gelaran CES 2019, mereka memamerkan Smart Clock.

Ini adalah perangkat yang ditujukan menemani tidur Anda, dengan dukung kecerdasan buatan Google Assistant. Lenovo berharap, ia tetap bisa menjadi alarm tidur tanpa membuat penggunanya terganggu.

Lenovo Smart Clock memiliki layar sentuh berukuran 4 inci, yang dapat menampilkan beberapa informasi esensial, seperti waktu, cuaca, dan berita. Informasi ini akan muncul setelah pengguna menghentikan alarm, sebagai tanda memulai aktivitas hari itu.

Kehadiran Google Assistant memungkinkannya mendengarkan perintah sama seperti pengguna memakai Google Home. Saat menjajalnya secara singkat, Lenovo Smart Clock bisa dibilang cocok untuk konsumen yang menginginkan perangkat pintar tapi dengan kemampuan yang sederhana.

Setidaknya, ia bisa membuat Anda lebih produktif ketika memulai hari dengan bangun pagi. Perangkat ini memanfaatkan layar dan alarm untuk memberikan informasi esensial untuk pengguna yang mencari ponselnya saat bangun tidur.

Secara fungsi, Lenovo Smart Clock bisa menjadi alarm, melihat agenda di kalender, memantau cuaca, dan melihat arus lalu lintas dari rumah ke tempat bekerja. Fungsi ini akan tampil ketika pengguna menggeser panel.

Lenovo Smart Clock juga bisa terhubung dengan perangkat pintar Google lainnya, dan memutar musik, radio, atau berselancar internet. Ia sudah memiliki dua speaker internal yang dilengkapi teknologi Dolby.

Untuk antarmukanya, Lenovo Smart Clock menyediakan satu port USB, yang bisa dipakai untuk mengisi perangkat lain. Ada juga tombol power dan port pengisian daya untuk perangkatnya sendiri.

Lenovo mencoba memasukkan Smart Clock ke dalam segmen yang lebih terjangkau. Ia direncanakan tersedia untuk konsumen pada kuartal kedua tahun ini, dengan harga USD80.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.