Tambah Akurasi Data, DOKU Gandeng Disdukcapil

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 11 Jan 2019 13:49 WIB
bobmetrotvnewsfintech
Tambah Akurasi Data, DOKU Gandeng Disdukcapil
Kerja sama DOKU dan Disdukcapil

Jakarta: DOKU mengumumkan kerja sama perdana di tahun 2019 dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Sinergi bersama yang dilakukan DOKU diklaim untuk mempercepat proses verifikasi bagi calon merchant DOKU maupun calon pengguna DOKU e-Wallet. Mereka menyebut ini sebagai strategi baru, yang usianya kini telah memasuki tahun ke-12.

”Integrasi DOKU dengan Dukcapil bisa mempertajam kinerja sistem pendeteksi kecurangan kami yang terkoneksi dengan database fraud berusia 10 tahun dan berbasis machine learning,” kata Himelda Renuat, Chief Marketing Officer DOKU.
 
Masyarakat Indonesia dengan keberagaman karakternya memiliki profil yang khas. Perekaman data ganda bukanlah hal yang aneh dan sering terjadi sebelum adanya sentralisasi data. Hal inilah yang melatarbelakangi kerja sama DOKU dengan Dukcapil.
 
Selama ini DOKU menjalankan proses verifikasi berlapis untuk memastikan segala bentuk kecurangan dapat termitigasi dengan baik. DOKU mengklaim menggabungkan Artificial Intelligence (AI) dan tim pendeteksi kecurangan yang menganalisis setiap kegiatan keuangan dari merchant dan pengguna DOKU e-Wallet.
 
“Kerja sama DOKU dengan Dukcapil akan memanfaatkan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan e-KTP, sampai dengan data biometrik. Pemanfaatan data yang dimiliki Dukcapil ini akan memangkas waktu dan meningkatkan akurasi pengecekan data yang dilakukan oleh tim pendeteksi kecurangan DOKU,” lanjut Himelda.
 
“Akurasi data penduduk memegang peranan penting ketika proses verifikasi berlangsung. Dukcapil terus berupaya melakukan sentralisasi data penduduk Indonesia melalui program one data policy," ungkap Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh SH., MH., Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
 
Selama 12 tahun, DOKU mengklaim saat ini telah digunakan lebih dari 80.000 pemilik usaha, mulai dari segmen korporat sampai dengan personal seller. DOKU juga memiliki layanan dompet elektronik yang berfungsi ganda, yaitu sebagai alat pembayaran online/offline dan juga dapat menjadi moda awal untuk konsumen yang ingin memulai usaha mikronya. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.