Akhir 2018, Microsoft Jadi Perusahaan Bervaluasi Tertinggi

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 02 Jan 2019 12:08 WIB
microsoft
Akhir 2018, Microsoft Jadi Perusahaan Bervaluasi Tertinggi
Microsoft menjadi perusahaan dengan nilai tertinggi pada akhir tahun 2018.

Jakarta: Microsoft menduduki posisi sebagai perusahaan dengan nilai tertinggi di akhir tahun 2018. Perusahaan teknologi raksasa ini menutup tahun 2018 dengan nilai USD780 miliar (Rp11.294 triliun).

Pada tahun ini, Microsoft meluncurkan Surface Go dan Surface Pro 6. Sementara itu, meski masih bungkam soal industri smartphone, Microsoft berhasil mengungguli Apple dan Amazon. Untuk sebagian besar tahun 2018, Apple dan Amazon saling berkompetisi.

Kedua raksasa teknologi ini bersaing menjadi perusahaan Amerika Serikat pertama dengan valuasi USD1 triliun (Rp14,480 triliun). Apple menjadi perusahaan bervaluasi tertinggi di dunia, namun Amazon dilaporkan menggesernya.

Sejumlah analis memprediksi bahwa Amazon mengalami peningkatan sebesar 300 persen dari tahun 2016. Analis juga memprediksi kreator kategori speaker cerdas ini akan mencapai valuasi tertinggi tersebut.

Namun pada tanggal 2 Agustus lalu, beberapa hari setelah Apple mengumumkan laporan keuangan fiskal ketiga dengan peningkatan signifikan, nilai saham perusahaan raksasa teknologi ini mencapai nilai kapitalisasi pasar sebesar USD1 triliun (Rp14,480 triliun).

Satu bulan kemudian, Amazon mengumumkan berhasil mencapai valuasi USD1 triliun (Rp14,480 triliun). Namun kemudian, kedua perusahaan ini mengalami masa sulit terkait dengan penjualan.

Dari puncaknya, nilai saham Apple menurun sebesar 32 persen, dan pada akhir tahun 2018, dan mencapai valuasi sebesar USD748,5 miliar (Rp10.837 triliun). Sementara itu, saham Amazon menurun 27 persen, dan kini bernilai USD734 miliar (Rp10.627 triliun). 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.