Ciptakan Prosesor Sendiri, Apakah GoPro Makin Sukses?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 29 Sep 2017 17:04 WIB
gopro
Ciptakan Prosesor Sendiri, Apakah GoPro Makin Sukses?
Nick Woodman, Founder & CEO GoPro sumber Forbes

Metrotvnews.com: Keputusan GoPro menciptakan prosesor sendiri, GP1, menjadi tonggak penting, sebab prosesor adalah komponen inti dari sebuah perangkat eletronik. GoPro meniti langkah yang sama seperti Apple yang mulai memilih mandiri menciptakan prosesornya.

Dikutip dari Engadget, dalam sebuah wawancara dengan pihak GoPro terkait langkah mereka pertama mereka memproduksi prosesor sendiri, GP1, disebutkan bahwa perusahaan action camera tersebut optimis masa depannya akan lebih cerah.

Diketahui bahwa GoPro yang memiliki banyak penggemar ini tidak selalu sukses. Di tahun 2015, mereka memotong banyak pekerja, dan beberapa waktu lalu drone GoPro Karma juga mengalami kondisi yang membuat perangkat tersebut kehilangan momennya.

"Ketika tim kami berniat membuat prosesor sendiri, saya sempat ragu dan khawatir, karena kami tidak pernah melakukan sebelumnya," ungkap Nick Woodman, pendiri dan CEO GoPro.

Sejak awal, GoPro memang mempercayakan produksi prosesor seluruh pernagkat ke perusahaan komponen Ambarella. Namun, Woodman percaya hal ini bisa membuka potensi baru dari perangkat mereka mengikuti perkembangan teknologi saat ini.

Woodman mengaku sangat bangga dengan pencapaian perusahaannya kali ini, karena akhirnya mereka bisa menciptakan prosesor yang selama ini boleh dibilang juga membatasi kemampuan dan potensi dari action cam GoPro. Ketika GoPro ingin melakukan pembaharuan pada produk mereka, mereka harus menyesuaikan dengan kemampuan dari pihak pembuat prosesor. Selain itu hal ini juga bisa menghentikan kebiasaan untuk berbagi rahasia perusahaan dengan pihak lain.

Dia menyadari bahwa sebgaian besar penggemar mungkin tidak terlalu heboh dengan kabar ini, tapi jika diperhatikan, langkah GoPro bisa sangat membantu untuk menekan harga jual perangkat action cam mereka di pasar.

"Orang mungkin bertanya tentang berapa biaya produksi action cam GoPro. Banyak sekali, mulai dari biaya desain, teknisi, manufatur, dan distribusi. Bisnis kami ini sangat mahal, dan untuk beberapa tahun belakangan sulit bagi kami membuat profit. Makanya, prosesor buatan kami sendiri kali ini akan sangat meringankan beban kami. Tanpanya, GoPro Hero 6 Black yang dirilis dipastikan lebih mahal dari seharusnya," beber Woodman.

Meskipun tidak menjelaskan fitur baru yang bisa dieksplor dari prosesor terbaru mereka, Woodman menyebutkan bahwa pencapaian kali ini bisa menjadi bekal GoPro menciptakan sebuah eksositem yang menghubungkan setiap perangkat mereka dengan layanan lainnya. 

"Kami sadar bahwa smartphone masih dalam genggaman kita, dan kegiatan live streaming sangat populer. Bisa saja nanti kami juga mencoba hal itu," ucap Woodman


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.