Amerika Serikat Larang Drone Terbang di Sekitar Tempat Publik

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 01 Oct 2017 16:42 WIB
drone
Amerika Serikat Larang Drone Terbang di Sekitar Tempat Publik
FAA melarang drone terbang di sekitar 10 landmark Amerika Serikat hingga jarak 121,92 meter.

Metrotvnews.com: National Park Service melarang drone untuk terbang di dalam wilayah taman yang dikelolanya sejak 2014. Pelarangan tersebut kini turut didukung oleh pemerintah federal, yang melarang drone mendekati 10 landmark spesifik.

Patung Liberty dan Gunung Rushmore disebut sebagai dua dari 10 landmark yang dilarang oleh pemerintah federal, yang juga terdiri dari monumen nasional, taman bersejarah, memorial, dan tempat lain seperti bendungan.

Federal Aviation Administration (FAA) mengumumkan akan melarang drone terbang dengan ketinggian hingga 400 kaki atau 121,92 meter dari batas landmark. Pelarangan baru ini akan berlaku secara efektif mulai 5 Oktober mendatang.

Tiga tahun lalu, kepada pengamanan National Park Service, Direktur John Jarvis, melarang drone di taman untuk sejumlah alasan, seperti mengganggu kehidupan alam liar, menjengkelkan pengunjung yang mencari ketenangan, menabrak benda di sekitar taman, seperti tebing, serta mengganggu aktivitas penyelamatan.

Pelarangan FAA terhadap drone mendekati sepuluh lokasi tertentu diimplementasikan atas permintaan badan penegak hukum dan keamanan nasional Amerika Serikat. Tidak dijelaskan FAA secara detil, pelarangan tersebut mengindikasikan bahwa drone menyulitkan badan penegak hukum.

Kesulitan tersebut dirasakan badan penegak hukum saat melindungi sumber daya dan infrastruktur daru aktivitas berbahaya dari udara. Publik tidak lagi diizinkan untuk menerbangkan drone di taman nasional atau di sekitarnya.

Namun, pegawai taman mulai bereksperimen dengan drone untuk alasan yang tepat dan baik, yaitu sebagai alat untuk melakukan patroli dan mengawasi penyebaran api saat terjadi kebakaran di hutan wilayah taman nasional.


(MMI)

Video /