Potensi Besar Fintech dalam Dukung Inklusi Keuangan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 08 Aug 2017 15:07 WIB
fintech
Potensi Besar Fintech dalam Dukung Inklusi Keuangan
Mandiri Capital Indonesia menilai Fintech memiliki potensi besar dalam mendukung inklusi keuangan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Adaptasi teknologi di Indonesia yang pesat salah satunya terlihat dari besarnya jumlah pemilik smartphone. Hal ini dinilai sebagai potensi besar dalam mendukung inklusi finansial melalui jalur online.

"Melihat smartphone yang digunakan oleh hampir separuh dari jumlah masyarakat Indonesia, ini berpotensi untuk mendukung inklusi finansial yang sedang dicanangkan oleh pemerintah," ujar Chief Financial Officer Mandiri Capital Indonesia (MCI), Hira Lesmana.

Potensi tersebut juga mendorong MCI untuk terfokus dalam berinvetasi pada startup yang begerak di bidang keuangan dengan memanfaatkan teknologi. Investasi ini juga dilakukan MCI sebagai cara untuk mendukung induk peerusahaanya, yaitu Bank Mandiri, dan produk yang ditawarkannya untuk menjangkau kaum milenial, serta melakukan transformasi digital.

Sejak berdiri pada tahun 2016 lalu hingga saat ini, MCI menyebut telah memberikan investasi kepada tujuh Fintech, salah satunya yaitu Amartha. Hingga akhir tahun ini, MCI menyebut berencana untuk berinvestasi kepada tiga startup lainnya.

Selain itu, Hira juga menjelaskan bahwa MCI masih menyasar startup Fintech di bidang payment gateway, lending dan startup bidang enterprise solution atau software yang membantu UMKM, sebagai penerima investasinya.

Hal tersebut karena bidang tersebut diprediksi MCI akan menjadi industri unggulan dengan perkembangan signifikan, terutama terkait dengan sistem pembayaran. Sebagai lembaga keuangan, investasi yang diberikan MCI kepada startup teknologi keuangan berupa bantuan kemudahan akses ke nasabah Mandiri untuk kepentingan pemasaran.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.