Kaspersky: Ada 114 Ribu Insiden Malware di Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 02 Aug 2017 15:12 WIB
kaspersky
Kaspersky: Ada 114 Ribu Insiden Malware di Indonesia
Kaspersky Lab mengumumkan hasil penelitian terkait serangan malware di Indonesia pada Q2 2017.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kaspersky Lab mengumumkan hasil penelitian terkait ancaman malware di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2017. Tren perkembangan virus yang meningkat menimbulkan kekahawatiran tersendiri.

Pada hasil penelitian pada periode April-Juni 2017 tersebut, Kaspersky Lab mendeteksi sebanyak 63.052 insiden di internet komputer pengguna Kaspersky Security Network (KSN), disebabkan oleh dari 20 malware populer.

Secara keseluruhan, 10,37 persen pengguna mengalami serangan akibat ancaman malware di web. Pada hasil penelitian tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke 62, terkait negara dengan serangan malware global via web tertinggi pada akhir Juni 2017.

Lima negara lain yang mengalami insiden serangan malware via web pada bulan Juni 2017 adalah Belarusia (16,65 persen), Aljazair (15,98 persen), Albania (14,24 persen, India (13,57 persen dan Ukraina (13,03 persen).

Untuk wilayah Indonesia, Kaspersky Lab mendeteksi sebanyak 154.743 insiden serangan dari 20 malware populer dialami oleh pengguna KSN di Indonesia. Secara keseluruhan, 16,87 persen pengguna KSN di Indonesia mengalami serangan akibat ancaman lokal, dan menduduki peringkat 44 d seluruh dunia pada akhir Juni 2017.

Selain itu, Kaspersky Lab juga mencatat sebanyak 114.595 insiden serangan malware bersumber di Indonesia pada periode tersebut. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 32, sementara peringkat pertama diduduki oleh Amerika, yang diikuti oleh Belanda, Perancis, Jerman dan Finlandia.

Untuk mengurangi peluang terserang malware via web, Kaspersky Lab menyarankan pengguna untuk memeriksa komputer dari ancaman malware secara berkala, dan memasang solusi keamanan di seluruh perangkat yang digunakan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.