Sinyal Putus, Misi Wahana Antariksa Rosetta Dinyatakan Berakhir

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 01 Oct 2016 19:40 WIB
antariksa
Sinyal Putus, Misi Wahana Antariksa Rosetta Dinyatakan Berakhir
Misi Rosetta dinyatakan berakhir setelah putus kontak dengan pusat kontrolnya di Jerman

Metrotvnews.com: Agensi luar angkasa Eropa (ESA) menyatakan misi wahana antariksa Rosetta gagal.

Rosetta yang ditugaskan untuk mendarat di komet 67P/Churyumov-Gerasimenko dinyatakan hilang kontak dengan pusat kendalinya beberapa saat setelah berhasil mendarat di salah satu bagian dari komet tersebut.

ESA memperkirakan salah satu antena Rosetta mengalami gangguan, sehingga wahana antariksa tersebut tidak akan bisa mengirimkan sinyal ke Bumi.

Menurut IFL Science, sinyal Rosetta terus memburuk sejak berhasil mendarat di komet Churyumov-Gerasimenko. Sinyalnya kemudian putus total pada menit ke-40 setelah Rosetta berhasil mendarat. Sesaat setelah itu, pusat kontrol Rosetta yang berada di Darmstadt, Jerman mendeklarasikan misi telah berakhir. Artinya, Rosetta sudah putus kontak dan tidak bisa dihubungi lagi selamanya.

"Saya deklarasikan bahwa misi pendaratan Rosetta di komet Churyumov-Gerasimenko telah berhasil, dan saya juga sekaligus mendeklarasikan dengan ini misi Rosetta resmi berakhir," ujar Rosetta Mission Manager, Patrick Martin.
 
Misi Rosetta sendiri telah banyak membuahkan hasil. Setidaknya, sebanyak 672 jurnal ilmiah telah diterbitkan berdasarkan hasil pengamatan Rosetta selama berada di orbit komet Churyumov-Gerasimenko.

Beberapa hasil penelitian bahkan berhasil mengungkapkan beberapa misteri alam semesta, mulai dari bagaimana air bisa hadir di Bumi hingga menemukan oksigen di sekitar komet Churyumov-Gerasimenko.

Rosetta diluncurkan pada tanggal 2 Maret 2004 dan menempuh perjalanan selama 10 tahun untuk menuju lintasan komet Churyumov-Gerasimenko. Rosetta juga telah menempuh jarak perjalanan yang sangat jauh, yaitu lebih dari 6 miliar kilometer dan sempat melintasi orbit Mars.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.