Nama Akun Twitter Sekarang Bisa 50 Karakter

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 13 Nov 2017 18:32 WIB
twitter
Nama Akun Twitter Sekarang Bisa 50 Karakter
Twitter mengumumkan dukungan 50 karakter pada nama yang ditampilkan di profil akun pengguna platform miliknya.

Metrotvnews.com: Setelah mengumumkan peningkatan dukungan jumlah karakter dalam satu unggahan sebanyak 240 karakter, Twitter kembali mengumumkan dukungan hingga 50 karakter pada nama akun pengguna pada kolom profil.

Sebelumnya, Twitter hanya mendukung sebanyak 20 karakter pada penamaan diri pengguna di akun mereka. Dukungan tersebut memungkinkan pengguna untuk menambahkan lebih banyak emoji tanpa terbentur pada batas jumlah karakter.

The Verge melaporkan sejumlah pengguna memanfaatkan dukungan baru tersebut, meski sejumlah lainnya mempertanyakan alasan Twitter menambahkan jumlah karakter tersebut, saat dinilai mampu menyelesaikan permasalahan lebih serius di layanannya.

Salah satu permasalahan serius yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih dari Twitter terkait dengan keputusannya memverifikasi akun Jason Kessler, organisator di balik rapat umum United the Right di Charlottesville, menyebabkan kematian pelaku aksi protes, Heather Heyer.

Twitter juga harus menghadapi permasalahan terkait kontroversi yang baru-baru ini terjadi akibat kasus pelecehan yang masih berlanjut. Selain itu, Twitter menyebut pengguna akan kehilangan status terverifikasi mereka jika mengubah nama pengguna mereka.

Sebelumnya, Twitter mengumumkan penghentian sementara proses verfikasi akibat kebingungan dari proses tersebut dan kontroversi terkait akun Kessler. Penghentian sementara tersebut dilaporkan guna menyelesaikan kebingungan terkait makna dari verifikasi.

Dua akun Twitter asal Jerman sebelumnya dilaporkan berhasil menembus sistem layanan Twitter setelah perusahaan tersebut mengumumkan dukungan 280 karakter pada unggahan di layanannya. Keduanya disebut berhasil membuat cuitan dengan karakter sebanyak 35.000 karakter. 


(MMI)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

5 hours Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.