Speaker Pintar Amazon Dominasi Rumah AS

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 30 Oct 2017 17:27 WIB
smart home
Speaker Pintar Amazon Dominasi Rumah AS
Amazon Echo, speaker pintar buatan Amazon yang terintegrasi dengan beragam layanan digital Amazon.

Metrotvnews.com: Amerika Serikat menjadi negara yang paling cepat mengadopsi teklogi rumah pintar atau smart home. Hal itu didorong oleh pemanfaatan speaker pintar di setiap rumah, salah satunya yang diciptakan oleh Amazon.

Dilaporkan oleh Forbes, adopsi teknologi rumah pintar di Amerika Serikat akan mencapai 244 juta di tahun 2020, meningkat sebanyak 24 juta dari tahun 2016 berdasarkan riset yang dilakukan Forester Reserach. Amazon mendominasi penjualan perangkat speaker pintar yang mencapai 11 juta unit di tahun 2016 menjadi pendorong adopsi smart home.

Angka tersebut diprediksi Forrester akan berlipat ganda lagi hingga akhir tahun 2017. Disebutkan juga bahwa spekaer pintar Amazon mendominasi lebih dari 50 persen teknologi rumah pintar di Amerika Serikat di tahun 2017. Dominasi tersebut akan terus bertahan hingga 2020 dengan pangsa pasar 68 persen.

Keberhasilan speaker pintar Echo milik Amazon ketimbang speaker lain adalah karena Amazon sudah menyiapkan eksosistem layanan yang bisa memanjakan penggunanya. 

Amazon sudah memiliki layanan berlangganan bernama Amazon Prime yang mencakup seluruh layanan e-commerce dari Amazon yang bisa diakses lewat aplikasi Echo ke berbagai perangkat lainnya yang terhubung. Forrester mencatat bahwa setidaknya ada 48 juta pelanggan Amazon Prime di Amerika Serikat saat ini dan akan terus meningkat hingga 61 persen di tahun 2022.

Dari speaker pintar Forrester menyebutkan bahwa perangkat smart home seperti smart ligthting akan menjadi perangkat smart home yang populer. Forrester melihat bahwa hal yang bisa memperlambat adopsi teknologi smart home bukan harga perangkatnya melainkan biaya berlangganan layanan.

Konsumen akan lebih mempercayai perusahaan teknologi smart home yang tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi hingga ekosistem layanannya. Untuk beberapa tahun ke depan, smart speaker masih akan menjadi perangkat favorit.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.