Karakter yang Mungkin Mati Permanen di Infinity War

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 13 May 2018 17:17 WIB
poptechmarvel cinematic universeFilm Avengers Infinity War
Karakter yang Mungkin Mati Permanen di Infinity War
Pada akhir Infinity War, Thanos berhasil mendapatkan keenam Infinity Stones.

Artikel ini mengandung bocoran untuk Avengers: Infinity War.

Jakarta: Pada akhir film Avengers: Infinity War, Thanos berhasil mendapatkan keenam Infinity Stones dan membunuh setengah dari populasi galaksi. Banyak para superhero yang mati, menjadi debu, seperti Spider-Man, Black Panther, Star-Lord dan Doctor Strange. 

Anehnya, sebagian dari karakter yang mati merupakan karakter yang Marvel janjikan akan mendapatkan film sekuel, seperti Spider-Man dan Black Panther. Inilah yang membuat para fans menduga bahwa sebagian besar karakter yang mati dalam Infinity War akan kembali. 

Namun, seperti yang disebutkan oleh Vanity Fair, tidak semua karakter yang mati dalam Infinity War terbunuh ketika Thanos menjentikkan jarinya dan membunuh setengah populasi galaksi. Ada beberapa karakter yang mati karena hal lain. Karakter-karakter inilah yang mungkin tidak akan kembali lagi ke Marvel Cinematic Universe. 

Salah satunya adalah Heimdall. Penjaga gerbang Asgard ini mengorbankan dirinya agar bisa mengirimkan Hulk ke Bumi. Memang, karakternya mulai diggali dalam Thor: Ragnarok. Meskipun begitu, jika dia kembali hidup, itu hanya akan menghilangkan arti dari pengorbanannya. 



Loki mati di tangan Thanos pada awal film. "Tidak ada kebangkitan kembali kali ini," kata Thanos. Meskipun Loki adalah karakter yang memiliki cukup banyak fans, tapi, jika Marvel memutuskan untuk menghidupkannya kembali, itu hanya akan membuat kematiannya menjadi tidak berarti, terutama karena Loki sudah dua kali disangka mati dan ternyata hidup kembali. 

Sama seperti Loki, Vision mati di tangan Thanos. Dia mati ketika Thanos merebut Mind Stone. Ada kemungkinan, Vision tidak akan kembali ke film MCU. Alasannya karena kemampuannya dianggap terlalu kuat. Di MCU, tidak ada karakter yang bisa menang melawannya dalam sebuah pertarungan satu lawan satu. 

Gamora juga mati di tangan Thanos, sebagai pengorbanan untuk mendapatkan Soul Stone. Kematian puteri angkat Thanos ini juga mendorong Star-Lord bertindak emosional, yang menggagalkan rencana tim Guardians of the Galaxy serta Tony Stark, Doctor Strange dan Spider Man untuk mendapatkan Gauntlet Thanos.



Kematian Gamora akan lebih berkesan jika dia tidak kembali hidup. Namun, kemungkinan Gamora akan kembali tampil dalam film MCU. Dalam sebuah wawancara tahun lalu, pemeran Gamora, Zoe Saldana mengimplikasikan bahwa dia akan tampil dalam Avengers 4, meski ada kemungkinan dia hanya akan tampil dalam kilas balik. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.