Studio Ghibli Kembali Aktif Garap Animasi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 13 Aug 2017 19:40 WIB
poptechstudio ghibli
Studio Ghibli Kembali Aktif Garap Animasi
Howl's Moving Castle adalah salah satu karya terbaik Studio Ghibli. (Studio Ghibli)

Metrotvnews.com: Beberapa tahun lalu, masa depan Studio Ghibli dipertanyakan setelah salah satu pendirinya dan animator legendaris Hayao Miyazaki menyatakan akan penisun.

Namun, Studio Ghibli tampaknya akan kembali aktif lagi setelah pengumuman yang menyatakan bahwa mereka akan kembali melakukan produksi dari film baru yang akan dibuat oleh Miyazaki, yang memutuskan untuk kembali masuk ke industri animasi. 

Biasanya, ketika sebuah studio memutuskan untuk kembali aktif memproduksi konten, itu bukanlah masalah besar, tapi sebelum ini, Studio Ghibli -- studio di balik beberapa karya ternama seperti Spirited Away, Princess Mononone dan Howl's Moving Castle -- terlihat seperti tidak akan lagi membuat film baru, seperti yang disebutkan oleh Engadget

Belum lama ini, Amazon mengumumkan bahwa mereka akan menyiarkan Ronja, the Robber's Daughter, TV seri untuk anak yang disutradari oleh anak Miyazaki, Goro. Tidak lama setelah itu, muncul kabar bahwa Studio Ghibli akan memproduksi film baru yang akan disutradarai oleh Hayao Miyazaki. 

Studio Ghibli belum memberikan informasi terkait film yang akan mereka buat itu, tapi banyak fans yang memperkirakan, film itu akan menjadi adaptasi dari film pendek Miyazaki, yaitu Boro the Caterpillar. Produser Toshio Suzuki berkata, kemungkinan, film ini akan dirilis pada 2019, sebelum Olimpiade Tokyo pada 2020. 

Miyazaki sempat ingin pensiun. Ketika dia menyatakan mengundurkan diri pada 2013, Studio Ghibli mengatakan mereka akan melakukan restrukturisasi untuk animator generasi berikutnya. Film-film yang dibuat setelah itu masih berhasil menarik pecinta animasi, tapi gagal menghasilkan uang seperti animasi sebelumnya. Film dengan penghasilan terbaik dari Studio Ghibli adalah Spirited Away, yang mendapatkan USD275 juta pada 2001. 


(MMI)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

1 day Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.