Tiongkok Sukses Daratkan Pesawat di Sisi Jauh Bulan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 04 Jan 2019 12:27 WIB
antariksapoptech
Tiongkok Sukses Daratkan Pesawat di Sisi Jauh Bulan
Ilustrasi pesawat Chang'e-4. (China National Space Administration/EPA)

Jakarta: Tiongkok mengatakan mereka telah berhasil mendaratkan pesawat robot di sisi jauh bulan. Ini adalah kali pertama sukses dilakukan. 

Pada pukul 10.26 waktu Beijing, pesawat Chang'e-4 yang tidak memiliki kru, mendarat di Basin Kutub Selatan Aitken, ungkap media Tiongkok. Pesawat itu membawa berbagai peralatan untuk menganalisis geologi dari kawasan Bulan yang belum terjelajah serta melakukan eksperimen biologi.

Pendaratan ini dianggap sebagai pencapaian besar dalam sejarah penjelajahan luar angkasa, menurut laporan BBC

Dalam beberapa tahun ini, ada beberapa misi ke Bulan yang diluncurkan. Namun, kebanyakan misi itu adalah penerbangan ke orbit atau sekadar melewati Bulan. Terakhir kali misi berkru ke Bulan dilakukan adalah menggunakan Apollo 17 pada 1972. 

Chang'e-4 telah mengirimkan gambar pertama dari permukaan Bulan, yang dibagikan oleh media nasional Tiongkok. Dengan tidak ada hubungan komunikasi langsung, semua gambar dan data yang dikumpulkan Chang'e-4 dikirimkan ke satelit yang berbeda sebelum dikirimkan ke Bumi. 

Misi ini dianggap sebagai pencapaian karena selama ini, pendaratan ke Bulan biasanya hanya dilakukan di permukaan yang menghadap Bumi. Ini adalah pertama kalinya sebuah pesawat mendarat di kawasan Bulan yang belum pernah dijelajahi.

Selama ini, ada beberapa pesawat yang mencoba untuk mendarat di sisi jauh Bulan, tapi mereka justru menabrak permukaan karena kegagalan sistem atau menabrak setelah misi selesai. 

Ye Quanzhi, ahli astronomi di Caltech mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Tiongkok melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan negara-negara lain. 

Chang'e-4 diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Tiongkok pada 7 Desember. Pesawat itu sampai di orbit Bulan pada 12 Desember. Ia kemudian perlahan mencoba mendarat di permukaan Bulan, dengan hati-hati mengidentifikasi dan menghindari halangan yang ada. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.