Jagoan Marvel Hadapi Captain America dalam Secret Empire

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 11 Feb 2017 14:09 WIB
poptech
Jagoan Marvel Hadapi Captain America dalam Secret Empire
Secret Empire akan bercerita tentang perlawanan melawan Captain America. (Marvel Comics)

Metrotvnews.com: Dalam momen besar berikutnya di Marvel Comics, para superhero Marvel akan melawan Captain America.

Menurut ABC News, komik mini seri yang terdiri dari 9 buku itu akan membahas akibat dari terjadinya Civil War II pada tahun lalu. Mini seri berjudul Secret Empire itu akan membongkar rahasia bahwa Captain America sebenarnya adalah agen rahasia Hydra.

Seperti yang disebutkan oleh The Verge, mini seri ini akan dimulai pada bulan April dengan issue #0. Di komik tersebut, Captain America akan memimpin SHIELD untuk menghadapi 3 kejadian yang disebabkan oleh Hydra.

Sementara Secret Empire #1 akan rilis pada bulan Mei. Seri ini akan ditulis oleh Nick Spencer dan digambar oleh Steve McNiven, Andrea Sorrentino, Daniel Acuna, dan Leinil Francis Yu.

Senior VP of Publishing Marvel, Tom Brevoort menyebutkan bahwa seri ini akan bercerita akibat dari kejadian-kejadian dramatis yang terjadi tahun lalu. Pada awal seri, juga akan terbongkar bahwa Captain America adalah agen Hydra.

"Steve sedang mengatur kartunya di seluruh Marvel Universe untuk membuat langkah besar dan menyempurnakan revolusi, yaitu pengambil alihan kekuasaan oleh Hydra," ujar Brevoort. "Di mini seri Secret Empire, mereka telah siap untuk melakukan itu."

Tahun lalu, Marvel menjadi pembicaraan hangat ketika mereka merilis Captain America: Steve Rogers #1. Di komik itu mereka menunjukkan bahwa Captain America sebenarnya adalah agen Hydra. Seri itu menjadi bagian dari Civil War II.

Ketika itu, seorang superhero yang dapat melihat masa depan bernama Ulysses melihat masa depan yang suram. Visi ini membuat Captain Marvel dan Iron Man bertarung sementara Steve berusaha untuk memastikan para superhero tidak tahu tentang motifnya yang sebenarnya. Brevoort menyebutkan, seri ini akan memiliki pengaruh besar dalam Marvel Universe.

Editor in Chief Marvel, Axel Alonso juga mengatakan, setelah beberapa momen yang memaksa para hero saling bertarung dengan satu sama lain, Secret Empire akan mengangkat cerita yang lebih tradisional. Jadi, siapa yang merupakan penjahat dan siapa yang menjadi pahlawan akan terlihat jelas.

"Anda akan tahu siapa orang baik dan siapa orang jahat. Ini bukan cerita tentang pahlawan melawan pahlawan lain. Di sini, para pahlawan melawan orang jahat," ujar Alonso.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.