Kenapa Doctor Strange Selamatkan Tony Stark di Infnity War?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 12 May 2018 16:40 WIB
poptechmarvel cinematic universeFilm Avengers Infinity War
Kenapa Doctor Strange Selamatkan Tony Stark di Infnity War?
Doctor Strange tampaknya punya alasan sendiri untuk menyelamatkan Tony Stark.

Artikel ini mengandung spoiler untuk Avengers: Infinity War.

Jakarta: Salah satu bagian yang paling menarik dalam Avengers: Infinity War adalah interaksi antara Doctor Strange dan Tony Stark.

Pada awal film, Strange berkata bahwa dia akan mengorbankan semua orang, termasuk Peter Parker yang masih remaja, untuk memastikan Thanos tidak mendapatkan Time Stone. Namun, pada akhirnya, dia justru memberikan Time Stone pada Thanos untuk menyelamatkan nyawa Stark. 

Kenapa?

Strange mengaku bahwa dia hanya melihat satu kemungkinan menang melawan Thanos dari 14.000.605 kemungkinan yang ada. Pada akhir film, Strange berkata pada Tony, "Tidak ada cara lain." ScreenRant menyebutkan, Strange tampaknya telah melihat apa yang terjadi setelah Infinity War.

Dia tahu bahwa apa yang Thanos lakukan masih bisa dicegah, entah dengan cara kembali ke masa lalu atau menggunakan Infinity Gauntlet itu sendiri. 



Kebanyakan superhero di Marvel Cinematic Universe baru bertindak setelah terjadi bencana. Namun, Tony Stark berbeda. Dia adalah seorang futuris. Berdasarkan data yang ada, dia bisa memperkirakan apa yang terjadi nantinya.

Misalnya, setelah Bumi diserang pasukan alien pada Avengers pertama, Stark segera berusaha membuat sistem pertahanan global, yaitu Ultron, meski akhirnya usahanya justru berakhir dengan bencana. 

Tidak hanya itu, Stark adalah seorang jenius. Dia digambarkan sebagai seseorang yang bisa menguasai sebuah bidang ilmu hanya dalam watu malam. Di Titan, Stark melihat bagaimana Strange menggunakan Time Stone untuk melihat jutaan kemungkinan yang terjadi di masa depan.

Stark juga cukup pintar untuk tahu bahwa teori multiverse benar dan kembali ke masa lalu adalah hal yang mungkin dilakukan. Jika itu benar, maka apa yang Thanos lakukan masih bisa dicegah. 

Baik Infinity War dan Avengers 4 disyuting pada saat yang sama. Karena itu, ada beberapa adegan dari Avengers 4 yang sudah bocor ke internet. MIsalnya, Tony Stark yang mengenakan Cloak of Levitation milik Doctor Strange.

Pada awalnya, orang-orang berpikir bahwa adegan itu adalah bagian dari pertarungan di Infinity War. Namun, Strange justru menjadi salah satu karakter yang mati dalam film tersebut. Karena itu, ada kemungkinan adegan itu memiliki arti lain.



Di komik dan MCU, sihir dan sains adalah hal yang sama. Di komik, para ahli sains utama Marvel juga terkadang ikut campur dalam seni mistis. Sejumlah komik telah mengimplikasikan bahwa ada dunia Tony Stark menjadi Sorcerer Supreme. 

Ketika membuat film Doctor Strange, Marvel berkonsultasi dengan sejumlah ahli fisika teori dan ahli mekanik quantukm.

Mengingat sihir dalam MCU didasarkan pada sains, tidak tertutup kemungkinan, Tony Stark akan dapat memahami cara menggunakan sihir. Ini bisa membuatnya memiliki cara untik untuk mengalahkan Thanos.

Mengingat sebagian besar karakter yang mati di Infinity War adalah karakter yang justru baru mendapatkan film sekuel, maka kemungkinan Avengers 4 akan menjadi panggung besar terakhir untuk tim Avengers pertama.

Tampaknya, Tony Stark akan memiliki peran penting dalam film tersebut. Kemungkinan, Tony Stark harus mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan semua orang. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.