Elon Musk Patok Tiket ke Mars Rp7 Miliar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 12 Feb 2019 10:44 WIB
antariksaSpaceX
Elon Musk Patok Tiket ke Mars Rp7 Miliar
Ilustrasi koloni di Mars. (SpaceX)

Jakarta: Sudah menjadi rahasia umum bahwa CEO dan pendiri SpaceX Elon Musk ingin pergi ke Mars.

Dia sudah memperkirakan harga yang perlu dibayar seseorang jika dia ingin pergi ke Mars meski pesawat luar angkasa milik SpaceX bahkan belum siap untuk meninggalkan Bumi. 

Pada hari Minggu, seseorang menanyakan berapa banyak uang yang harus seseorang keluarkan untuk membeli tiket perjalanan dari Bulan ke Mars melalui Twitter.

Musk menjawab bahwa suatu hari nanti, tiket itu akan bisa dibeli dengan harga kurang dari USD500 ribu (Rp7 miliar). Walau dia menekankan bahwa harga tiket tersebut akan tergantung dari jumlah orang yang tertarik untuk membeli, lapor CNET

"Sangat tergantung pada jumlah pembeli, tapi saya cukup yakin bahwa pergi ke Mars (tiket kembalinya gratis) akan dihargai kurang dari USD500k suatu hari nanti dan mungkin, kurang dari USD100k," kata Musk melalui Twitter. 

Musk menyebutkan, ada kemungkinan bahwa harga tiket untuk ke Mars bisa turun hingga kurang dari USD100 ribu (Rp1,4 miliar). Menurutnya, ini cukup murah sehingga orang-orang yang tinggal di negara berkembang dapat menjual rumahnya dan pindah ke Mars jika dia mau. 

Setengah juta dolar mungkin terdengar mahal. Namun, Virgin Galactic mematok harga USD200 ribu (Rp2,8 miliar) hanya untuk melakukan penerbangan ke luar angkasa menggunakan pesawat mereka dan kembali ke Bumi. 

Salah satu informasi penting dalam kicauan Musk adalah tiket kembali akan gratis. Jadi, jika Anda pergi ke Mars dan merasa Anda tidak suka tinggal di sana, Anda bisa kembali ke Bumi dengan gratis. 

Sekarang, SpaceX tengah mengembangkan pesawat Starship. Mereka sedang membuat prototipe untuk melakukan tes lepas landas dan pendaratan. Selain itu, mereka juga sedang menguji mesin Raptor yang akan digunakan pada peswat itu. 

Sebelum mencoba terbang ke Mars menggunakan Starship, SpaceX berencana untuk membawa turis dengan Starship untuk mengitari Bulan pada 2023. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.