Siapa Children of Thanos di Infinity War?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 30 Apr 2018 17:06 WIB
poptechmarvel cinematic universeFilm Avengers Infinity War
Siapa Children of Thanos di Infinity War?
Thanos. (Marvel Studios)

Artikel ini mengandung spoiler Avengers: Infinity War. 

Jakarta: Dalam film Marvel Cinematic Universe sebelum ini, kita tahu bahwa Thanos memiliki dua anak perempuan angkat yaitu Gamora dan Nebula.

Dalam Infinity War, diketahui bahwa Thanos ternyata memiliki empat anak angkat lain, yang disebut Children of Thanos dan lebih dikenal dengan nama Black Order di komik. 

Diciptakan oleh penulis Jonathan Hickman dan kreator Jerome Opeña juga Jim Cheung, Black Order pertama kali muncul di komik beberapa tahun lalu, seperti yang disebutkan oleh Vulture

Siapa saja mereka?

1. Ebony Maw
Meskipun memiliki nama Ebony Maw, dia memiliki kulit yang sangat pucat. Di film, dia adalah orang yang paling banyak bicara di antara Children of Thanos. Dia memiliki kedudukan layaknya "pemuka" dari Thanosism. 


Photo: Marvel Entertainment / Jim Cheung, Dustin Weaver, Justin Ponsor, and Ive Svorcina.

Kekuatannya adalah telekinesis, memungkinkannya untuk menggerakkan berbagai benda di sekitarnya dengan gerakan tangannya. Di komik, dia juga bisa membaca pikiran, meski di film, dia lebih suka untuk menggunakan metode penyiksaan untuk membuat seseorang berbicara.

2. Proxima Midnight
Proxima Midnight memiliki kulit biru, mata putih dan membawa tombak raksasa sebagai senjata. Dalam komik, dia digambarkan lebih sadis dan ceriwis. Meskipun begitu, Carrie Coon berhasil menghidupkan karakter ini dalam Infinity War. 


Photo: Marvel Entertainment / Jim Cheung, Dustin Weaver, Justin Ponsor, and Ive Svorcina.

3. Corvus Glaive
Salah satu hal yang membuat para fans kecewa adalah penggambaran Corvus Glaive dalam Infinity War. Di komik, dia memiliki peran layaknya tangan kanan Thanos. Sayangnya, di film, dia tidak memiliki peran besar dan justru terlihat seperti anak buah biasa. 


Photo: Marvel Entertainment / Jim Cheung, Dustin Weaver, Justin Ponsor, and Ive Svorcina.

4. Cull Obsidian atau Black Dwarf
Selain Children of Thanos dan Black Order, sekumpulan anak buah Thanos ini memiliki nama lain, yaitu Cull Obsidian. Namun, dalam Infinity War, nama tersebut digunakan untuk salah satu dari anggota Children of Thanos. 


Photo: Marvel Entertainment / Jim Cheung, Dustin Weaver, Justin Ponsor, and Ive Svorcina.

Cull Obsidian, yang di komik dikenal dengan nama Black Dwarf, merupakan raksasa yang memiliki kekuatan mirip dengan Hulk. Dia menggunakan kapak sebagai senjata. Dan dia memang sempat melawan Bruce Banner, alter ego dari Hulk.  


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.