Anime Tentang Adaptasi Sherlock Holmes Tengah Diproduksi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 05 Feb 2018 15:59 WIB
kickstarteranimepoptech
Anime Tentang Adaptasi Sherlock Holmes Tengah Diproduksi
Skylar Holmes dan Jamie.

Jakarta: Sutradara dari seri Voltron yang baru dan asisten sutradara The Legend of Korra, Steve Ahn tengah mengembangkan proyek animasi baru.

Animasi tersebut bercerita tentang dua detektif muda yang menyelesaikan kasus dengan menggunakan ketajaman indera penciuman salah satu dari mereka dan memiliki kamera yang memungkinkan mereka untuk berpindah tempat dengan mengambil selfie

Seri animasi tersebut berjudul Blossom Detective Holmes. Cerita dari animasi tersebut didasarkan pada Sherlock Holmes. Hanya saja, baik Sherlock Holmes dan John Watson kini adalah perempuan.

Skylar Holmes memiliki indera penciuman super tajam sementar Jamie Watson adalah perempuan yang "teliti dan menggunakan bukti yang nyata serta logika untuk menemukan kebenaran." 

Selain itu, seperti yang disebutkan oleh Kotaku, Jamie juga membawa "sebuah kamera polaroid yang bisa memindahkan mereka ke mana pun di dunia hanya dengan satu jepretan." 



Tim yang membantu Ahn adalah sekumpulan penggambar dan animator yang pernah bekerja di studio-studio ternama, seperti Pixar, Disney dan Dreamworks. Bahkan ada orang yang pernah bekerja di Studio Ghibli. 

Blossom Detective Holmes kini tengah menggalang dana di Kickstarter. Episode pertama dari animasi ini telah selesai dibuat. Seri animasi ini akan terdiri dari enam episode dengan masing-masing episode memiliki durasi selama enam menit. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.