NASA akan Uji Crew Dragon dari SpaceX Januari

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 24 Nov 2018 19:35 WIB
antariksanasaSpaceX
NASA akan Uji Crew Dragon dari SpaceX Januari
NASA akan menguji Crew Dragon pada bulan depan. (NASA)

Jakarta: NASA mengumumkan bahwa mereka akan melakukan pengujian peluncuran pertama dari SpaceX Crew Dragon pada 7 Januari tahun depan. Ini berarti, NASA akan menjadi satu langkah lebih dekat untuk dapat kembali membawa astronot dari AS ke luar angkasa.

Penerbangan pertama Crew Dragon, yang bisa membawa tiga astronot ini, merupakan penerbangan tanpa awak.

Setelah itu, pesawat ini juga akan diuji untuk melakukan tes pembatalan di tengah penerbangan. Jika semua berjalan lancar, pesawat ini akan diterbangkan dengan awak pada bulan Juni, lapor CNET.

Pada bulan ini, astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley telah menguji baju luar angkasa buatan SpaceX.

Mereka juga telah mempelajari segala sesuatu tentang Crew Dragon. Mereka akan menjadi dua astronot pertama yang menguji pesawat baru ini.

Peluncuran akan diadakan di Kennedy Space Center, Florida. Di Kennedy Space Center, telah ada banyak penerbangan bersejarah dilakukan.

Melalui peluncuran ini, NASA berharap mereka akan mendapatkan data tentang performa booster Falcon 9 dan pesawat Crew Dragon.

Data ini memungkinkan NASA untuk memberikan sertifikasi bahwa kedua pesawat ini memang siap untuk digunakan untuk membawa astronot dari Bumi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

NASA juga akan menguji pesawat dan roket dari Boeing. Pengujian Orbital Flight tanpa awak dijadwalkan untuk dilakukan pada Maret sementara pengujian dengan awak dijadwalkan pada Agustus 2019.

Program Kru Komersial adalah program kerja sama NASA untuk membawa manusia ke luar angkasa dengan bantuan perusahaan luar angkasa swasta.

Program kerja sama ini diberikan pada SpaceX dan Boeing pada 2014. Sejak menghentikan program Space Shuttle pada 2011, astronot NASA menggunakan roket Rusia Soyuz untuk ke ISS.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.