Lucasfilm dan Marvel Kerja Sama Buat Komik tentang Captain Phasma

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 16 Apr 2017 15:23 WIB
poptech
Lucasfilm dan Marvel Kerja Sama Buat Komik tentang Captain Phasma
Captain Phasma. (Marvel via StarWars.com)

Metrotvnews.com: Marvel dan Lucasfilm bekerja sama untuk membuat komik mini seri Star Wars untuk membantu para fans mengerti apa yang terjadi selama jeda antara film The Force Awakens dan The Last Jedi yang akan tayang pada akhir tahun. 

Selain mengumumkan keberadaan mini seri ini, Marvel juga mengonfirmasi bahwa komik Star Wars ini akan fokus pada Captain Phasma. Menurut Polygon, Star Wars: Captain Phasma akan terdiri dari 4 komik dan bercerita tentang bagaimana sang kapten dari First Order melarikan diri dari Starkiller Base. 

Mini seri ini akan ditulis oleh Kelly THompson dan Marco Checchetto sementara gambarnya akan ditangani oleh Paul Renaud. Star Wars: Captain Phasma akan diluncurkan pada bulan September, beberapa bulan sebelum The Last Jedi ditayangkan. 

Sebelum ini, Lucasfilm telah merilis komik sebelum The Force Awakens. Komik tersebut bercerita tentang karakter yang muncul di film J.J. Abrams tersebut. Salah satu komik yang paling populer bercerita tentang pilot pemberontak, Poe Dameron. 

Seperti yang disebutkan oleh io9, terakhir kali Captain Phasma terlihat adalah pada akhir film The Force Awakens. Ketika itu, dia didorong ke pemadat.


Meskipun kabar bahwa Phasma berhasil menyelamatkan diri telah beredar sejak awal tahun ini, dalam komik hasil kerja sama Lucasfilm dengan Marvel ini, Anda akan mengetahui bagaimana dia bisa menyelamatkan diri.  

Satu hal yang pasti, hal pertama yang harus Captain Phasma lakukan adalah bagaimana dia bisa keluar dari pemadat sampah dan menyelamatkan diri sebelum Starkiller meledak. Selain pengumuman tentang komik Captain Phasma, kemarin, trailer The Last Jedi juga akhirnya dirilis.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.