Ini Alasan Ant-Man Tidak Muncul di Infinity War

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 01 May 2018 17:13 WIB
poptechmarvel cinematic universeFilm Avengers Infinity War
Ini Alasan Ant-Man Tidak Muncul di Infinity War
Ant-Man and The Wasp.

Jakarta: Hampir semua karakter Marvel muncul di Avengers: Infinity War. Namun, ada dua karakter penting yang tidak muncul, yaitu Hawkeye dan Ant-Man, yang ikut bertarung dalam Captain America: Civil War.

Penulis skenario Infinity War, Christopher Markus dan Stephen McFeely menjelaskan mengapa Ant-Man tidak diikutsertakan. 

Kedua penulis skenario itu memberitahu The Hollywood Reporter bahwa alasan Ant-Man tidak muncul di Infinity War ada hubungannya dengan apa yang terjadi di Ant-Man and The Wasp.

Bersama dengan film Captain Marvel, film sekuel tersebut akan dirilis di antara Infinity War dan Avengers 4. 

"Tahun depan, semuanya akan menjadi jelas," kata McFeely. "Ant-Man memiliki sesuatu yang khusus, yang merupakan alasan mengapa ada film Ant-Man and The Wasp di antara dua film Avengers. Hal yang sama berlaku untuk Captai Marvel. Kami menganggap hal ini sebagai kesempatan dan bukannya masalah."

Markus kemudian menjelaskan sulitnya untuk memasukkan Ant-Man, yang franchise-nya memiliki gaya penceritaan berbeda dari film-film Marvel Cinematic Universe lainnya.

"Franchise Ant-Man sangat ringan," kata Markus.

"Ceritanya menyenangkan, membuat Anda merasa lebih muda. Jika kami ingin memasukkan Ant-Man ke dalam film dengan cerita yang sangat berat, kami harus memberitahukan tim kreator film Ant-Man, 'Ya, dia melewati masa-masa berat, tapi lanjutkan saja petualanganmu dan kami akan meneruskannya kemudian.'

"Inilah alasan mengapa kami harus mengatur hubugan antar-film dan memutuskan untuk menahan Ant-Man sehingga penonton bisa menikmatinya tanpa merasa aneh."

Dalam Infinity War, Hawkeye dan Ant-Man hanya dibahas oleh Black Widow, yang menyebutkan bahwa keduanya memutuskan untuk kembali ke keluarga mereka setelah apa yang terjadi di Infinty War. Setelah itu, keduanya tidak pernah dibahas lagi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.