Ini Arti Perkataan Groot untuk Rocket di Infinity War

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 08 May 2018 11:49 WIB
poptechmarvel cinematic universeFilm Avengers Infinity War
Ini Arti Perkataan Groot untuk Rocket di Infinity War
Sutradara James Gunn beritahu arti kalmiat Groot yang terakhir. (Marvel Studios).

Artikel ini mengandung spoiler Avengers: Infinity War. 

Jakarta: James Gunn, sutradara Guardians of the Galaxy, cukup aktif di Twitter. Sama seperti J.K. Rowling, Gunn tidak keberatan untuk menjawab pertanyaan fans di situs microblogging tersebut.

Pada bulan Februari lalu, dia merespons cuitan seorang fan dan menjelaskan bahwa Groot -- karakter pohon yang menjadi salah satu karakter favorit di film pertama Guardians -- mati dan Baby Groot adalah anaknya

Sekarang, Gunn menjawab pertanyaan lain tentang Groot. Pada akhir Avengers: Infinity War, Thanos berhasil mendapatkan keenam Infinity Stones dan memusnahkan setengah populasi di galaksi.

Groot merupakan salah satu karakter yang mati. Sebelum dia berubah menjadi debu, kalimat terakhir yang dia ucapkan adalah "I am Groot" -- satu-satunya kalimat yang dia ucapkan sepanjang film. 

Namun, seperti yang disebutkan The Verge, pengisi suara Groot Vin Diesel mendapatkan naskah khusus yang menjelaskan tentang apa yang Groot coba ungkapkan. Tujuannya adalah agar Vin Diesel bisa mengucapkan kalimat itu dengan nada yang sesuai. 

Seorang fan yang penasaran, bertanya pada Gunn tentang apa arti dari "I am Groot" yang dia ucapkan pada Rocket sebelum dia berubah menjadi debu.
 
"Ayah," jawab Gunn. Jawaban sang sutradara menuai banyak respons. Hingga berita ini dibuat, kicauannya telah mendapatkan lebih dari 59 ribu Like dan 26 ribu komentar. Sebagian besar mengaku jawaban Gunn membuat mereka menangis. 

Groot pertama adalah rekan Rocket. Dan dia mati pada akhir film Guardians pertama. Namun, Rocket menemukan ranting dari Groot dan meletakannya di sebuah pot.

Ranting inilah yang menjadi Baby Groot pada Guardians of the Galaxy Vol. 2. Groot sudah menjadi remaja pada Infinity War. 

Sepanjang film, dia digambarkan sebagai remaja yang terobsesi dengan game dan tidak tertarik dengan apapun di sekitarnya. Tidak terlihat bahwa dia melihat Rocket sebagai sosok ayah.

Peter Quill justru lebih terlihat kebapakan, mengingat dialah yang meminta Groot membereskan kamarnya. Meskipun begitu, sebelum kematiannya, Groot berpaling pada Rocket.

Gunn lalu meminta maaf karena jawabannya telah membuat banyak orang sedih. Pada saat yang sama, dia mengaku senang karena para penggemar sangat mencintai karakter Guardians. 
 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.