Bahaya Keberadaan The Punisher di MCU

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 24 Sep 2017 15:21 WIB
poptechnetflix
Bahaya Keberadaan The Punisher di MCU
Frank Castle mengejar orang-orang yang menyebabkan pembunuhan keluarganya. (Netflix)

Metrotvnews.com: Netflix baru saja meluncurkan video cuplikan pertama dari The Punisher. Meskipun video tersebut tidak memberikan informasi detail tentang plot serial itu, tapi terlihat jelas bahwa film itu akan menunjukkan kebrutalan dari vigilante paling berbahaya Marvel. Kali ini, tidak ada superhero lain yang bisa menghentikannya jika tindakannya sudah melewati batas. 

Di Daredevil, Frank Castle diceritakan sebagai seseorang yang hanya peduli akan misinya untuk membalas dendam atas kematian istri dan anaknya. Dengan menjadikannya sebagai tokoh utama, Netflix mengambil risiko menjadikannya terlihat seperti seorang penjahat jika dibandingkan dengan pahlawan lain. 

Di komik, seperti yang disebutkan oleh io9, The PUnisher memang secara konsisten digambarkan sebagai seorang karakter yang berbahaya baik pada lawan atau kawannya. Salah satu alasannya karena kepiawannya dalam menggunakan senjata api. 

The Punisher bahkan pernah bertarung dengan beberapa kerakter berkekuatan super seperti Wolverine atau Captain America dan bisa menyelamatkan diri atau bahkan menang. Itu karena Castle tidak hanya bisa menggunakan berbagai senjata dan cerdas, tapi dia juga selalu siap untuk bertarung untuk mempertahankan diri. 



Dalam komik, komunitas superhero memang bisa mengakui, walau setengah hati, bahwa The Punisher memang memberikan kontribusi baik. Namun, ada juga pahlawan yang tidak menyukainya karena Castle membunuh, yang bertentangan dengan prinsip keadilan mereka. Mereka menganggap, The Punisher justru pantas untuk dipenjara. 

Sayangnya, keadaan di Marvel Cinematic Universe agak berbeda dengan komik. Di komik, meskipun Frank Castle memang sangat berbahaya, tapi ada superhero lain yang siap untuk menghentikannya jika tindakannya sudah dianggap terlalu berbahaya. Lain halnya dengan di MCU.

Di MCU, para superhero dengan kekuatan super seolah tidak peduli dengan kriminalitas yang tidak mengancam kelangsungan dunia. Hal ini membuat The Punisher menjadi jauh lebih berbahaya. Satu-satunya pihak yang bisa menghentikan Castle adalah The Defender, yang memang kuat, tapi tidak akan menghentikan Castle dari menembak mati mereka semua.

Dalam skenario terburuk, The Punisher justru bisa menjadi pembunuh massal atau teroris lokal. Seolah itu tidak cukup buruk, keahliannya dalam espionase membuatnya sulit ntuk untuk ditangkap pihak berwajib. The Punisher buatan Netflix digambarkan sebagai seorang hero dengan ksiah tragis. Cerita film itu fokus tentang bagaimana Castle melacak gang yang mengakibatkan kematian keluarganya. 

Namun, apakah The Punisher tetap pantas mendapat julukan pahlawan jika dia rela untuk membunuh banyak orang untuk mendapatkan keadilan yang dia mau? Memang, The Punisher masih terlihat sebagai orang baik karena orang yang dia bunuh adalah kriminal. Tapi, dia tetaplah seorang pembunuh.

Karakter seperti Punisher memerlukan keberadaan karakter-karakter lain yang lebih kuat dan mampu mengalahkannya untuk memastikan dia tidak akan keluar jalur dan menjadi teroris. 


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /