Cable Muncul di Deadpool 2, Siapa Dia?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 30 May 2018 14:12 WIB
poptechdeadpool film
Cable Muncul di Deadpool 2, Siapa Dia?
Cable diperankan oleh Josh Brolin dalam Deadpool 2.

Jakarta: Dalam Deadpool 2, Anda diperkenalkan dengan Cable, seorang super soldier yang menggunakan berbagai senjata canggih. Memang, sekilas, latar belakang Cable dijelaskan dalam film: dia adalah seorang penjelajah waktu dengan cerita tragis. 

Namun, cerita Cable di komik jauh lebih rumit dari itu. Menurut CNET, Cable pertama kali tampil di komik di New Mutants no. 87 yang dirilis pada 1990.

Dengan gaya militer, Cable memimpin New Mutants melawan berbagai musuh sebelum New Mutants diubah menjadi X-Force. Dalam cerita pembuka, Cable dan timnya akan melawan Juggernaut bersama Spider-Man. 

Dalam tahun-tahun awal kemunculan Cable, dijelaskan bahwa dia adalah seorang penjelajah waktu yang berusaha mengalahkan musuh bebuyutannya, Stryfe. Dalam komik solonya yang dirilis pada 1993, terungkap bahwa nama asli Cable adalah Nathan Christopher Summers. 


Perbandingan antara Cable di komik dan di film. (Marvel Comics/20th Century Fox)

Bagi Anda yang tidak terlalu familier dengan X-Men, Summers adalah marga dari Scott Summers, yang juga dikenal dengan nama Cyclops. Scott memiliki seorang saudara bernama Alex Summers yang memiliki nama lain Havoc. Sementara saudara lainnya, Gabriel, terlahir di luar angkasa dan sempat mengambil alih Shi'ar Empire. 

Lalu, apa hubungan Cable dengan Cyclops? Cable sebenarnya adalah anak dari Cyclops, hasil hubungannya dengan Madelyne Pryor, klon dari Jean Grey.

Tak lama setelah kelahirannya, Cable ditangkap oleh salah satu penjahat utama X-Men, yaitu Apocalypse. Sang villain menginfeksi Cable dengan virus techno-organic yang menjadikan Cable sebagai gabungan antara manusia dan mesin.

Virus ini tidak bisa dihentikan dengan teknologi yang ada ketika itu. Untungnya, seorang wanita dari masa depan datang dan membawa Cable ke eranya dan menyelamatkan Cable. Belakangan, diketahui bahwa wanita bernama Rachel yang merupakan saudara tiri Cable.

Untuk berjaga-jaga, Rachel membuat klon dari Cable. Sayangnya, klon tersebut diculik oleh pengikut Apocalypse. Seperti yang sudah bisa Anda tebak, klon tersebut kemudian tumbuh menjadi Stryfe, musuh terbesar Cable. 


Cable dan Deadpool memiliki hubungan yang unik di komik. 

Sama seperti ibunya, Cable adalah seorang psychic yang sangat kuat. Namun, dia tidak bisa menggunakan seluruh kemampuannya karena harus menggunakan sebagian besar kekuatannya untuk melawan virus techno-organic, memastikan virus itu tidak membunuhnya.

Dalam perjalanannya di komik, ada banyak hal terjadi pada Cable. Dia sempat mencoba menyelamatkan dunia dengan menjadi seorang supervillain, melawan Silver Surfer, kehilangan kekuatannya, terbunuh oleh Deadpool, ditemukan di timeline lain sebagai seorang bayi dan dibesarkan hingga menjadi dewasa. 

Dengan begitu, franchise film Deadpool memiliki opsi yang sangat luas tentang bagaimana mereka mengembangkan karakter Cable.  


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

2 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.