Candy Crush akan Diadaptasi Jadi TV Seri

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 19 Oct 2016 16:10 WIB
poptech
Candy Crush akan Diadaptasi Jadi TV Seri
Candy Crush akan dijadikan TV seri. (Joe Raedle/Getty Images/AFP)

Metrotvnews.com: CBS berencana untuk menjadikan Candy Crush sebagai sebuah TV seri dalam bentuk live action game show. Sayangnya, CBS belum memberikan informasi detail mengenai TV seri tersebut, termasuk hadiah apa yang akan didapatkan oleh tim pemenang.

TechCrunch melaporkan, dalam TV seri Candy Crush ini, akan ada beberapa kelompok yang terdiri dari 2 orang yang akan bersaing selama satu jam menggunakan kecerdasan dan ketangkasan mereka dalam sebuah game yang CBS deskripsikan sebagai "game board interaktif yang memanfaatkan teknologi terbaru."

Sementara itu, bagi King, developer Candy Crush, keputusan CBS untuk membuat TV seri dari Candy Crush adalah kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan lebih dari lisensi untuk franchise game mereka.

Saat ini, 2 game buatan mereka, Candy Crush Saga dan Candy Crush Soda Saga memang masih sering dimainkan. Rata-sata, terdapat 18 miliar ronde yang dimainkan setiap bulannya. Keduanya juga masih masuk ke dalam daftar 10 game dengan penghasilan tertinggi di Amerka Serikat.

Namun, popularitas kedua game itu mulai menurun, penghasilan yang didapatkan juga tidak sebesar dulu. Karena itu, tidak heran jika King berusaha untuk mencari pendapatan lain menggunakan aset intelektual yang mereka punya.

Sebagai perbandingan, pada awal tahun ini, Candy Crush masuk ke dalam 70 aplikasi gratis paling populer di App Store. Sekarang, ia hanya masuk ke dalam daftar 130 aplikasi populer. Sementara game sekuel buatan King, Soda Saga dan Jelly Saga, juga tidak terlalu populer.

Menurut pengumuman CBS, Lionsgate dan King akan bekerja dengan CBS untuk membuat format dari game show adaptasi Candy Crush ini. CBS Television Distribution akan mendistribusikan TV seri ini di  AS sementara Lionsgate akan mendistribusikannya secara global.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.