Review Film

Death Note: Light Up the New World, Serupa Tapi Tak Sama

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 11 Dec 2016 20:36 WIB
poptech
Death Note: Light Up the New World, Serupa Tapi Tak Sama
Tiga karakter utama dari Death Note: Light Up the New World.

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat pertama kali membaca komik Death Note, salah satu hal yang membuat saya menyukai komik buatan Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata ini adalah karena plot ceritanya yang jauh berbeda dengan cerita di komik lain. 

Death Note bercerita tentang bagaimana Light Yagami, sang tokoh utama, mendapatkan Death Note, sebuah buku yang dapat membunuh orang yang namanya ditulis di buku tersebut. Light tidak sekadar menggunakan Death Note untuk membalas dendam atau alasan remeh lainnya. Dia punya visi yang lebih besar: menciptakan dunia yang lebih baik. Caranya: membunuh para kriminal.

Bagi saya, plot menjadi salah satu bagian paling menarik dari Death Note, karena ia tidak bercerita tentang bagaimana sang tokoh utama menyelamatkan dunia dari kehancuran dengan mengalahkan orang jahat. Sebagai gantinya, Light mengambil peran sebagai sang algojo untuk "membersihkan" dunia dari para kriminal. 

Dunia terpecah menjadi 2. Sebagian melihat Light, yang mendapat julukan "Kira" sebagai dewa penyelamat. Sebagian melihatnya tidak lebih dari seorang pembunuh massal. Karena itulah, L, seorang detektif, ditugaskan untuk menghentikan Light.

Sepanjang serial Death Note, Anda akan disuguhkan permainan pikiran (mind game) antara Light dan L kemudian Light dengan penerus L.

Meskipun berada di sisi yang berlawanan, Light dan L memiliki otak yang sama-sama brilian. Masing-masing berusaha untuk mengalahkan lawannya dengan membuat rencana satu langkah di depan dari rivalnya.

Ambiguitas moral para karakter dan pertarungan menggunakan otak inilah yang saya harapkan akan saya nikmati saat menonton Death Note: Light Up the New World. Sayangnya, saya tidak menemukan peraturangan otak antara karakter di film adaptasi Death Note terbaru sama intensnya dengan yang terjadi di manga. 

Light Up the New World adalah film adaptasi Death Note yang ke-4. Ia bercerita tentang kejadian yang berlangsung 10 tahun setelah Death Note 2: The Last Name. Meski saya familiar dengan nama-nama karakter di komik, tapi saya tidak kenal sebagian besar nama di Light Up the New World, dengan Amane Misa dan Ryuk sang Dewa Kematian alias Shinigami sebagai pengecualian. 

Light Up the New World fokus pada Tsukuru Mishima, seorang polisi, Ryuzaki, penerus L dan Yuki Shien, yang mendukung Kira.

Berbeda dengan komik, yang fokus pada bagaimana cara menangkap Kira, film ini lebih fokus pada fakta bahwa ada 6 Death Note yang ada di dunia dan kepolisian, dengan bantuan Ryuzaki, harus bisa mengumpulkan 6 Death Note itu agar tidak sampai jatuh ke tangan orang yang salah atau pendukung Kira. 

Sayangnya, saya harus mengatakan, para penerus Light dan L tidak memiliki pikiran yang sama briliannya dengan pendahulunya, yang bagi saya, sedikit mengecewakan. 

Namun, film ini berhasil menggambarkan dunia kita saat ini dengan baik. Misalnya seperti keberadaan kriminal siber dan bagaimana baik kepolisian dalam penyelidikannya dan pendukung Kira memanfaatkan teknologi untuk mengecoh pihak kepolisian.

Selain itu, para Shinigami yang muncul dalam film ini juga tampil lebih realistik, bukti betapa jauhnya perkembangan CGI saat ini.

Meskipun mind games dalam Light Up the New World tidak semenarik di manga, setidaknya, dalam film ini terlihat bagaimana para karakter utama berusaha untuk saling "mengkadali" satu sama lain, meski mereka berada di sisi yang sama.

Walau tidak pernah menonton film adaptasi Death Note sebelumnya, saya cukup familiar dengan plot twist yang ada di film, karena ia didasarkan pada adegan di komik, meski karakter yang muncul berbeda. 



Satu poin lebih lain untuk Light Up the New World adalah hubungan antara Mishima dan Ryuzaki, penerus L yang lebih terasa seperti L yang didramatisasi. Hubungan Ryuzaki dengan Mishima cukup menarik karena ia mengingatkan saya pada L dan Light, yang terus bertengkar dengan satu sama lain bahkan saat keduanya seharusnya menjadi satu tim.

Akhir kata, jika Anda fans Death Note, menonton Light Up the New World dapat memuaskan keinginan Anda dengan nostalgia dengan serial Death Note.

Bagi Anda yang tidak pernah menonton atau membaca Death Note mungkin akan sedikit merasa bingung, terutama karena film ini hanya memberikan sedikit penjelasan tentang fungsi Death Note. Misalnya, ia tidak menjelaskan fungsi dari Mata Shinigami. Tapi, mengingat karakter yang muncul terbilang baru, Anda masih bisa menikmatinya tanpa harus terlalu kebingungan. 


(MMI)

Motorola Moto G5S Plus, Kompetisi Ketat Segmen Kamera Ganda
Review Smartphone

Motorola Moto G5S Plus, Kompetisi Ketat Segmen Kamera Ganda

7 hours Ago

Turut memeriahkan tren kamera ganda yang tengah digandrungi produsen smartphone, Motorola juga …

BERITA LAINNYA
Video /