Venom Hindari Spider-Man, Kenapa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 01 Oct 2018 15:00 WIB
poptechfilm venom
Venom Hindari Spider-Man, Kenapa?
Venom akan jadi anti-hero dalam ceritanya.

Jakarta: Film Venom yang akan tayang pada 5 Oktober mendatang memang tidak akan menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe. Namun, bukan berarti film itu tidak mengikuti alur cerita dalam komik. 

Venom akan didasarkan pada mini seri yang Marvel rilis pada 1993, yaitu Venom: Lethal Protector. Dalam mini seri yang ditulis oleh David Michelinie itu, Venom pergi ke San Francisco, meninggalkan New York sebagai bagian dari perjanjiannya dengan Spider-Man.

Dia lalu memutuskan hidup sebagai pelindung Bay Area, meski dia tidak segan untuk membunuh. 

Dalam wawancara dengan Inverse, Sutradara Venom, Ruben Fleischer mengatakan bahwa alasan dia mengadopsi cerita Lethal Protector adalah karena Venom menjadi fokus dari cerita tersebut, bebas dari dari Spider-Man. 

"Itu bukan cerita yang menampilkan banyak Spider-Man," kata Fleischer. "Itu cerita tentang Eddie dan Venom," ujar Fleischer. Eddie Brock adalah wartawan yang karirnya telah rusak yang kemudian menjadi inang dari zat alien yang membuatnya menjadi Venom.

"Cerita ini mengambil setting waktu ketika Venom dan Eddie meninggalkan New York dan pergi ke San Francisco untuk memulai hidup baru."

Fleischer menambahkan, cerita Lethal Protector memungkinkannya dan para penulis skenario, Jeff Pinkner, Scott Rosenberg, dan Kelly Marcel untuk menampilkan Venom sebagai seorang anti-hero dan bukan sekadar villain. 

"Venom lebih menyerupai anti-hero dalam mini seri itu," kata Fleischer. "Biasanya, dia adalah seorang villain karena dia melawan Spider-Man. Namun, mereka kemudian membuat kesepakatan dan dia menjadi tokoh mandiri. Dari namanya, 'Lethal Protector' menunjukkan bahwa dia akan membantu Anda meski harus membunuh." 

Fleischer mengonfirmasi, dia tidak berencana menampilkan Spider-Man, bahkan hanya sebagai cameo. "Kami ingin menjadikan film ini sebagai film Venom, yang hadir tanpa keberadaan Spider-Man," katanya.

"Kami sengaja menghilangkan Spider-Man shsehingga Venom dan Eddie memiliki cerita sendiri."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.