Fox Jadi Milik Disney, Ini Dampaknya ke MCU

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 15 Dec 2017 10:51 WIB
walt disneypoptech
Fox Jadi Milik Disney, Ini Dampaknya ke MCU
Disney akan bisa menggabungkan X-Men dan Fantastic Four ke dalam MCU.

Jakarta: Disney baru saja mengakuisisi studio film dan seri TV milik 21st Century Fox seharga USD52 miliar. Hal ini berarti, Disney kini bisa memasukkan properti Marvel di bawah Fox -- seperti X-Men, Fantastic Four dan Deadpool -- ke dalam Marvel Cinematic Universe.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Disney berkata, perjanjian ini memungkinkan mereka untuk menggabungkan karakter-karakter tersebut "dengan keluarga Marvel dalam satu atap dan membuat dunia-dunia yang lebih kaya dan kompleks dengan karakter-karakter dan cerita-cerita yang saling terhubung dengan satu sama lain."

Marvel telah berencana merombak MCU setelah "Fase Ketiga" mereka selesai. Fase tersebut seharusnya berakhir dengan film ke-4 Avengers yang akan tayang pada 2019, yang akan menjadi akhir dari cerita dari Infinity War.

"Akan ada dua periode yang berbeda. Semua film sebelum Avengers 4 dan semua film setelahnya," kata President of Marecl Studios, Kevin Feige sebelum ini, seperti dikutip dari The Verge

Seri X-Men, yang dimulai pada 2000, memiliki sejarah panjang. Days of Future Past memang mereset semua yang terjadi pada X3: The Last Stand, tapi Marvel harus menemukan cara untuk mengintegrasikan cerita X-Men ke dalam MCU atau membuat ulang cerita X-Men agar sesuai dengan cerita yang telah ada. Selain itu, Marvel juga harus mempertimbangkan seri TV seperti Legion dan The Gifted. 

Ke depan, X-Men juga akan punya 2 film baru yaitu Dark Phoenix dan The New Mutants yang awalnya ingin ditayangkan pada 2018. Sekarang, Disney mungkin tidak akan mengutak-atik karakter-karakter X-Men.

Lain halnya dengan Fantastic Four, yang memiliki reputasi buruk. Film Fantastic Four pada 2005 dan sekuelnya, Rise of the Silver Surfer mendapatkan sambutan yang tidak terlalu hangat. Sementara film reboot pada 2015 lalu justru mendapatkan kritik dari kritikus film dan para fans. 

Karena itulah, integrasi Fantastic Four ke dalam MCU menjadi salah satu hal yang paling sangat dibicarakan. Chris Evans, yang memainkan Captain America di MCU dan pernah menjadi Human Torch dalam Fantastic Four juga sempat membahas tentang hal ini dalam akun Twitter-nya. 
 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.