Siapa Black Manta, Musuh Aquaman?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Dec 2018 13:58 WIB
poptechfilm aquaman
Siapa Black Manta, Musuh Aquaman?
Black Manta.

Jakarta: Black Manta adalah salah satu penjahat paling penting dalam cerita Aquaman, layaknya Joker untuk Batman.

Dalam film, Black Manta diceritakan sebagai seorang bajak laut yang membenci Aquaman karena dia membiarkan ayahnya terbunuh. Namun, ceritanya di dalam komik sedikit berbeda. Faktanya, Black Manta memiliki lebih dari satu cerita yang menjelaskan tentang asal mulanya.

Pada awalnya, Aquaman tidak memiliki penjahat yang terkenal. Dia melawan para bajak laut, monster di laut, dan sesekali alien. Lalu Black Manta muncul dan dia menjadi salah satu penjahat utama dalam komik Aquaman, lapor Den of Geek.

Black Manta pertama kali muncul di Aquaman #35 yang diterbitkan pada 1967. Dia diciptakan oleh Bob Haney dan Nick Cardy. Uniknya, ketika Aquaman pertama kali bertemu dengan Black Manta, dia bersikap seolah-olah dia pernah melawan sang penjahat.

Haney dan Cardy membuat seolah-olah Black Manta adalah penjahat yang telah sering Aquaman hadapi. Mungkin, tujuannya adalah untuk membuat Manta terlihat sebagai karakter penting atau membuat kesan bahwa Aquaman memiliki musuh yang berbahaya.

Dalam debutnya, Manta meracuni air di sekitar Atlantis dan harus melawan Ocean Master, yang ketika itu menderita amnesia. Ocean Master sebenarnya adalah adik Aquaman yang jahat, yang memiliki nama asli Orm. Ketika dia melawan Manta, Orm kehilangan ingatan. Jadi, dia membantu sang kakak untuk melawan Manta.

Menariknya, Manta juga menculik anak Aquaman, Arthur Jr. alias Aquababy. Aquaman, Mera, dan Ocean Master kemudian menyelamatkan sang Pangeran Atlantis. Ketika Manta menculik Arthur Jr. untuk kedua kalinya, dia membunuh anak Aquaman tersebut.

Selama sepuluh tahun, Black manta menjadi penjahat yang mengacaukan Atlantis dan melawan Aquaman. Namun, tidak banyak informasi tentang sang penjahat, sampai Adventure Comics #452 yang dirilis padda 1977 oleh David Michelinie dan Jim Aparo.

Dalam komik itu, Black Manta membuka helmnya. Diketahui bahwa dia adalah seorang Amerika keturunan Afrika yang berusaha untuk menguasai dunia bawah laut demi menemukan rumah untuk orang-orangnya.

Manta kemudian menculik Aquababy lagi dan menjadikannya sebagai sandera. Dia memaksa Aquaman dan Aqualad untuk saling bertarung melawan satu sama lain. Manta menjebak Arthur Jr. dalam gelembung air, yang perlahan terus mengecil.



Ini memaksa Aquaman untuk melawan anak angkatnya, Aqualad. Sayangnya, Aquaman tidak bisa menyelamatkan anak kandungnya, dan Aquababy mati. Ini membuat Black Manta sebagai salah satu penjahat DC paling jahat. Karena penjahat seperti Lex Luthor dan Penguin sekalipun tidak pernah membunuh bayi dengan darah dingin.

Cerita Awal Black Manta
Beberapa dekade setelah kemunculan pertamanya, Black Manta memiliki cerita yang menjelaskan tentang asal usulnya. Cerita ini ada dalam Aquaman Vol. 4 #6 pada 1992 oleh Shaun McLaughlin dan Ken Hooper.

Dalam cerita itu, Black manta diceritakan sebagai anak yang diculik dan dipaksa untuk bekerja dikapal. Sendirian dan ketakutan, Black Manta yang ketika itu masih muda, melihat Aquaman. Dia meminta Aquaman untuk menolongnya. Namun, sang Raja Laut tidak berhasil menyelamatkannya. Inilah yang membuat Black Manta membenci semua Atlantis, terutama sang Raja Laut.

Meskipun begitu, cerita tentang asal usul Black Manta kemudian berubah. Pada Aquaman vol. 6 #8 yang dirilis pada 2003 oleh Rick Veitch dan Yvel Guichet, cerita asal usul Black Manta kembali diangkat.

Dalam cerita kedua ini, Black manta diceritakan sebagai seorang anak yang mengalami kelainan syaraf yang membuat dia tidak tahan ketika kulitnya tersentuh oleh kain berbahan katun. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memasukkannya ke air dingin.

Sayangnya, ketika masih menjadi anak-anak, Black Manta dimasukkan ke Arkham Asylum. Di sana, dia sering diikat di tempat tidurnya, yang menggunakan seprai berbahan katun.

Seolah itu tidak cukup buruk, dia kemudian dijadikan bahan eksperimen. Pikirannya menjadi jernih, tapi ini membuatnya memiliki kecenderungan untuk berbuat kekerasan. Ketika dia tumbuh dewasa, dia tertarik dengan Aquaman.

Cerita asal usul Black Manta tidak hanya diceritakan dalam komik, tapi juga dalam animasi. Di seri Young Justice, Black Manta memiliki seorang anak yang dikenal dengan nama Aqualad. Dalam cerita animasi itu, Aqualad harus bisa membuktikan bahwa dia berbeda dari ayahnya dan dia bisa menjadi seorang pahlawan dan menjadi bagian dari tim Young Justice.

Konsep Black Manta sebagai seorang ayah kemudian dibawa ke dalam komik dalam mini seri Brightest Day pada 2011. Dalam miniseri itu, Aquaman diduga telah mati. Ini membuat Black Manta merasa tenang. Dia memutuskan untuk berhenti membunuh dan membuka toko ikan. Namun, ketika sang Raja Laut hidup kembali, Black Manta membunuh semua pelanggannya dan kembali menjadi penjahat.

Dalam cerita ini, Manta tahu bahwa dia memiliki anak. Pembaca juga akhirnya tahu bahwa nama aslinya adalah David Hyde. Hyde diceritakan pernah menjadi seorang suami dan merupakan pemburu harta karun. Ketika dia dan istrinya menjelajah Segitiga Bermuda, mereka diculik oleh brigadir dari laut Xebel, yang merupakan tempat asal Mera.

Istri Hyde sedang hamil saat itu. David, sang istri, dan anaknya yang belum lahir lalu menjadi subjek eksperimen. Sang anak terlahir dengan memiliki kekuatan super. Mera kemudian menyelamatkan sang anak, khawatir dia akan digunakan sebagai senjata oleh Xebel. Manta dan sang anak kemudian kembali bertemu dalam ccerita Brightest Day.
 
Cerita di New 52
Dalam New 52, ketika DC melakukan reboot, Aqualad, anak dari Black Manta telah hilang. Manta sekali lagi menjadi misteri.

Dalam cerita ini, Geoff Johns dan Ivan Reis memberikan informasi baru tentang Manta. Diceritakan, Aquaman membunuh ayah Manta. Inilah yang membuatnya merasa harus membalaskan dendam. 

Dari semua cerita asal usul Black Manta, inilah yang paling mendekati cerita di film.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.