Film Terakhir Miyazaki Mulai Dibuat Bulan Oktober

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 22 May 2017 08:36 WIB
poptechstudio ghibli
Film Terakhir Miyazaki Mulai Dibuat Bulan Oktober
Hayao Miyazaki. (Kotaku)

Metrotvnews.com: Salah satu nama besar di dunia anime, Hayao Miyazaki, siap untuk kembali memproduksi satu film terakhir. Setelah memutuskan untuk kembali bekerja tahun lalu, sutradara berumur 76 tahun ini mempersiapkan diri untuk mulai membuat film terakhirnya tahun ini. 

Di situs Studio Ghibli, telah ada pengumuman untuk mencari animator dan background artist, seperti yang disebutkan oleh Anime News Network. Sebuah catatan dalam bahasa Jepang menyebutkan bahwa film itu akan menjadi "film animasi panjang terakhir" dari Miyazaki. Proyek ini diperkirakan akan dimulai pada 1 Oktober dan berlangsung selama 3 tahun.

Pada awalnya, Miyazaki ingin merilis film ini pada 2019, meski pada bulan April, produser Studio Ghibli, Toshio Suzuki berkata, rencana tersebut terlihat "tidak mungkin" untuk diwujudkan. Jika proyek ini berjalan selama 3 tahun, maka film Miyazaki ini mungkin akan ditayangkan di bioskop pada 2021.

Meskipun sang sutradara mengatakan bahwa film ini akan menjadi film terakhirnya, para penggemar mungkin akan sulit untuk memercayai hal itu. Karena pada 2013, The Wind Rises diklaim sebagai film terakhir buatan Miyazaki. 

Studio Ghibli kesulitan untuk meluncurkan film yang dapat menyaingi kepopuleran film-film yang diluncurkan sebelum Miyazaki pensiun. Namun, sejak When Marie Was There ditayangkan pada 2014, Studio Ghibli mengumumkan bahwa mereka akan memperlambat laju produksi mereka. Sejak saat itu, mereka tidak pernah lagi membuat film panjang.

Ghibli mulai aktif kembali dengan menayangkan Ronja, the Robber's Daughter secara eksklusif di Amazon. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.