Siapa Mera, Pendamping Aquaman?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Dec 2018 12:17 WIB
poptechfilm aquaman
Siapa Mera, Pendamping Aquaman?
Mera dalam film Aquaman. (Warner Bros. Pictures)

Jakarta: Artikel mengandung spoiler untuk Aquaman. 

Dalam film solonya, Aquaman tidak sendiri. Dia didampingi oleh Mera, seorang putri Atlantis. Tidak aneh jika Mera memiliki peran penting dalam film, mengingat dia juga memiliki peran cukup besar di komik. 

Di komik, Mera memiliki beberapa cerita awal. Namun, di semua cerita, dia adalah bagian dari keluarga raja. Dia pertama kali diperkenalkan di Aquaman #11 pada 1963. Ketika itu, dia diperkenalkan sebagai ratu dari Dimension Aqua alias Xebel, dimensi alien yang ada di bawah laut, lapor Bustle

Namun, seorang villain bernama Leron memaksanya untuk mengasingkan diri dari kerajaannya. Mera lalu melarikan diri ke Bumi. Dia bertemu dengan Aquaman, meminta bantuannya.

Dalam pertarungan antara Leron dan Aquaman, Leron justru berhasil menangkap sang hero dan membawanya ke Dimension Aqua. Pada akhirnya, Aquaman berhasil mengalahkan Leron dan mengajak Mera untuk tinggal bersamanya di Atlantis. 

Dalam seri Brightest Day yang dirilis pada 2010, Mera mengaku bahwa dia dikirim ke Bumi oleh ayahnya untuk membunuh Aquaman. Alasannya karena Aquaman adalah Raja Atlantis, sementara Xebel merupakan kerajaan yang dibuat oleh orang-orang yang diasingkan dari Atlantis setelah terjadi perang saudara.

Untungnya, Mera memutuskan untuk tidak membunuh Aquaman dan justru jatuh cinta dengannya dan menjadi Ratu Atlantis. 



Mengingat dunia di komik terkadang dirombak, menentukan cerita yang masih berlaku terkadang sulit. Sejauh ini, tidak ada cerita pasti untuk Mera. Namun, di film, asal mula Mera juga sedikit berubah. 

Di film, Mera adalah tunangan Orm, adik tiri Aquaman. Orm juga merupakan Raja Atlantis dan ingin memulai perang dengan manusia di darat. King Nereus, ayah Mera, setuju dengan keputusan Orm.

Mera tidak ingin perang. Karena itulah dia pergi ke darat untuk mencari Aquaman alias Arthur Curry, meminta bantuannya. Mera ingin Arthur mengklaim haknya sebagai raja dan mencegah terjadinya perang. 

Arthur tertangkap oleh Orm dan menantang sang adik untuk duel. Arthur kalah dan hampir mati. Untungnya, Mera menyelamatkannya. Mereka lalu berpetualang berdua untuk membantu Aquaman mengklaim haknya sebagai raja. Dalam petualangan itu, keduanya jatuh cinta. 

Satu kesamaan antara Mera di komik dan di film adalah keduanya bukanlah wanita lemah. Di film, Mera bekerja sama dengan Aquaman untuk mengalahkan dua penjahat utama, yaitu Orm dan Black Manta. Amber Heard, aktris yang memerankan Mera, mengaku bahwa ini adalah salah satu alasan mengapa dia tertarik memerankan peran tersebut,. 

"Dalam komik pertama yang saya baca, Mera datang ketika Arthur berusaha menyelamatkan sebuah kota dari banjir dan dia membantunya. Dia memiliki peran yang sama pentingnya dalam menyelamatkan kota itu," kata Heard.

"Para warga desa yang kebingungan bertanya, 'Siapa itu? Apakah itu Aquawoman?' Dan Mera berkata, 'Tidak, aku punya nama sendiri. Namaku Mera.' Saya menyukai Mera, sebagai seseorang yang alergi pada tipe wanita yang butuh pertolongan yang biasanya muncul di film superhero."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.