Berkat Chang'e 4, Tanaman Kapas Bertunas di Bulan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 16 Jan 2019 15:29 WIB
antariksa
Berkat Chang'e 4, Tanaman Kapas Bertunas di Bulan
Biji kapas yang dibawa ke Bulan bertunas.

Jakarta: Sebelum Tiongkok meluncurkan Chang'e 4 ke Bulan, para peneliti memasukkan sebuah ember kecil yang berisi bibit tanaman. Sekarang, para tim peneliti mengatakan, biji kapas itu telah bertunas. 

Ini menjadi tumbuhan pertama yang tumbuh di luar angkasa. Memang, para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) secara rutin memelajari pertumbuhan tanaman di ISS, tapi, tanaman di Chang'e 4 adalah tanaman pertama yang tumbuh di Bulan atau planet lain. 

Untuk melakukan percobaan ini, peneliti memasukkan sebuah ember kecil berisi biji tanaman kentang, Arabidopsis, dan telur ulat sutera ke Chang'e 4.

Menurut The Telegraph, ide di balik percobaan ini adalah tanaman akan menyediakan oksigen untuk ulat sutera. Sementara ulat sutera akan mengeluarkan kotoran yang mengandung karbon dioksida dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. 

Para peneliti akan memerhatikan keadaan tanaman untuk mengetahui apakah tanaman melakukan fotosintesis dan dapat tumbuh berkembang di Bulan. 

Terakhir kali tanaman di bawa ke luar angkasa adalah pada 1971. Ketika itu, astronaut Apollo 14, Stuart Roosa membawa ratusan biji pohon ke Bulan bersamanya. Biji itu kemudian dia bawa kembali ke Bumi dan menjadi "Moon Tree" atau "Pohon Bulan", lapor Space.com

Selain kapas, kapsul Tiongkok juga membawa biji kentang dan tumbuhan laboratorium yang bernama Arabidopsis. Sejauh ini, keduanya belum menunjukkan tunas.

Sementara itu, tanaman kapas yang tumbuh di luar angkasa juga terlihat pucat jika dibandingkan dengan tanaman di Bumi.

Sebenarnya hal ini tidak aneh, mengingat tanaman itu ada di kondisi yang tidak maksimal dengan gravitasi rendah, radiasi tinggi, dan suhu yang berubah-ubah. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.