Begini Desain Markas Buatan SpaceX di Mars

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Sep 2018 11:15 WIB
antariksaelon muskSpaceX
Begini Desain Markas Buatan SpaceX di Mars
Gambar yang Elon Musk sebutkan sebagai markas di Mars. (SpaceX)

Jakarta: Impian SpaceX untuk membangun peradaban di Mars adalah rahasia umum. Akhir pekan lalu, CEO SpaceX Elon Musk mengunggah dua foto terkait mimpi perusahaannya itu. 

Salah satu gambar yang diunggah oleh Musk menunjukkan BFR -- roket raksasa yang SpaceX sedang kembangkan untuk menjelajah luar angkasa. Sementara satu gambar lainnya menunjukkan BFR dan apa yang Musk sebut sebagai "Mars Base Alpha", lapor Engadget

SpaceX memang ingin membuat pemukiman manusia di Planet Merah. Pada 2017, SpaceX mengumumkan rencana mereka untuk meluncurkan dua misi kargo ke Mars menggunakan BFR pada 2022.

Tujuan dari kedua misi ini adalah untuk mempersiapkan planet itu akan kedatangan orang-orang yang akan tinggal di Mars pada 2024. Namun, sebelum SpaceX bisa melakukan itu, mereka akan mulai menguji BFR pada semester satu 2019. 
 
SpaceX juga ingin menggunakan BFR untuk membuat markas di Bulan dan menjadikannya sebagai kendaraan pada perjalanan dari dan ke satelit alami Bumi tersebut.

Perusahaan menunjukkan konsep Moon Base Alpha dan Mars City di Instagram pada 2017. Meskipun begitu, kedua unggahan tersebut telah dihapus. 

Gambar dari markas Bulan menunjukkan desain BFR yang berbeda dari BFR yang muncul di foto markas Mars. Tampaknya, SpaceX telah mengubah desain roket itu untuk menambahkan sayap yang lebih besar.

Diperlukan waktu lama untuk merealisasikan rencana ini. Musk mengatakan, kemungkinan, SpaceX memerlukan waktu hingga 2028 untuk bisa membangun markas di Mars. Satu hal yang harus Anda ingat, selama ini, perkiraan Musk biasanya jauh lebih cepat dari yang sebenarnya terjadi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.