Marvel Pasang Wadah Kreasi Komik, Ada Syaratnya

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 31 Dec 2017 11:10 WIB
captain marvel
Marvel Pasang Wadah Kreasi Komik, Ada Syaratnya
Marvel Create Your Own akan menjadi platform penggemar komik dan karakter karya Stan Lee.

Jakarta: Penerbit komik Marvel mengumumkan wadah pembuatan komik menggunakan seluruh karakter dan latar yang dimiliki oleh Marvel bernama Marvel Create Your Own.

Dilaporkan The Verge, platform ini bertujuan memanjakan para penggemar berat komik-komik Marvel dengan mengusung tagline "Your Own Marvel Universe". Sayangnya, layanan ini baru diumumkan dan belum meluncur dalam waktu dekat.

Meskipun begitu, beberapa ketentuan yang cukup ketat telah dijabarkan oleh pihak Marvel terlebih dahulu. Pertama adalah segala sesuatu yang diciptakan di dalam platform tersebut akan menjadi hak cipta Marvel, bukan penggunanya.

Lalu ada juga daftar sesuatu yang tidak boleh dilakukan oleh penggunanya pada platform tersebut, salah satunya terkait langkah Disney yang telah resmi mengakuisisi 21st Century Fox.

Beberapa di ketentuan tersebut di antaranya, dilarang menggunakan bahasa kasar termasuk penulisan "@#$%!" yang biasa digunakan pada komik, dilarang mencantumkan gosip atau isu sosial dan kontroversial di dalamnya. Dilarang juga menampilkan senjata api serta daftar obat-obatan medis, dan lain-lain.

Serta untuk penggunaan latar tempat seperti taman bermain, pengguna hanya diperbolehkan taman bermain Disney sebagai latar komik mereka. Hal ini menjadi bentuk kepatuhan terhadap langkah Disney yang mengakuisisi 21st Century Fox.

Apabila melihat video contoh dari platform tersebut, sebetulnya Marvel Create Your Own menyajikan seuah platform mudah bagi penggemar komik Marvel yang tidak memiliki bakat menggambar. Pengguna disajikan kebebasan dalam membentuk pose gerakan dari tiap karakter.

Alhasil. tampilannya memang sangat mirip seperti komik-komik Marvel karya Stan Lee, sang kreator tokoh komik Marvel. Sayangnya, dengan beberapa ketentuan yang dijabarkan oleh Marvel pada situsnya maka hasil cerita yang dihasilkan oleh penggunanya tidak akan lebih hebat dari karya Stan Lee.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.