NASA Siapkan Satelit Utama untuk Misi Mars 2020

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 14 Feb 2019 10:16 WIB
teknologi
NASA Siapkan Satelit Utama untuk Misi Mars 2020
NASA mempersiapkan misi Mars 2020 dengan pembekalan satelit MAVEN sebagai antenna.

Jakarta: NASA mempersiapkan misi Mars 2020 dengan usungan satelit Maven, yang akan berfungsi sebagai antenna dan terhubung ke Bumi, mendekati planet merah. Selama beberapa bulan mendatang, kapal luar angkasa akan terbang mendekati Mars.

Kapal luar angkasa akan terbang hingga berjarak hanya sejauh 2.800 mil dari permukaan planet dan menurun hingga berjarak 1050 mil dari orbitnya saat ini.

Kapal ini akan berbekal kemampuan komunikasi, dengan fungsi serupa ponsel seluler, sehingga semakin dekat dengan tiang pemacar jaringan maka akan semakin kuat sinyal.

Untuk mempersempit orbit Maven, NASA akan menembakan pendorongnya dalam beberapa hari ke depan untuk sedikit menurunkan ketinggiannya.

Kapal luar angkasa NASA ini akan mengandalkan tarikan yang disediakan oleh atmosfer bagian atas Mars untuk memperlambatnya setiap kali mengelilingi planet.

Kapal luar angkasa akan mengubah lintasan dengan teknik yang dikenal sebagai aerobraking. NASA menyebut areobraking akan memungkinkan agensi untuk mencapai tujuannya namun dengan konsumsi bahan bakar minim.

Untuk menghadirkan sinyal lebih kuat, gerakan ini juga memungkinkan kapal luar angkasa untuk berkomunikasi dengan Mars 2020 lebih sering.

Dengan mengorbit di altitude lebih rendah, satelit akan dapat mengelilingi Mars sebanyak 6,8 kali per hari waktu bumi, bukan hanya sebanyak 5,3 kali. Hal ini akan memungkinkannya menerima banyak data. MAVEN dipergunakan untuk melihat atmosfer dan air di planet Mars secara lebih dekat.

Sejak memasuki orbit Mars pada tahun 2014 lalu, kapal ruang angkasa ini mampu membantu ilmuwan untuk menentukan angin dan radiasi surya yang bertanggung jawab dalam mengikis atmosfer dan bahwa planet ini memiliki dua tipe aurora, salah satu yang ditemukan oleh NASA.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.