Seri Komik Luke Cage Dihentikan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 21 Dec 2017 13:49 WIB
poptech
Seri Komik Luke Cage Dihentikan
Seri komik Luke Cage dibatalkan karena penjualan yang buruk. (Marvel)

Jakarta: Marvel Comics resmi menghentikan seri komik Luke Cage. Nasib dari seri tersebut memang sempat dipertanyakan ketika ia tidak muncul dalam kumpulan Marvel Comics untuk Maret 2018.

Sekarang, penulis David F. Walker telah mengonfirmasi bahwa Luke Cage #170 yang diterbitkan pada bulan Februari akan menjadi seri terakhir. 

"Sedih memang... Luke Cage telah dihentikan," tulis Walker melalui Twitter.

"Nomor #170 adalah komik terakhir (dan terbaik) dari seri Luke Cage. Waktunya untuk pergi dalam petualangan lain. Terima kasih untuk semua orang yang telah mendukung seri ini." 

ComicBook menyebutkan, Walker kemudian bercerita tentang alasan Luke Cage tidak lagi dilanjutkan dan keadaan industri komik saat ini.

"Waktunya untuk serius... Luke Cage tidak lagi dilanjutkan karena penjualan yang buruk. SANGAT buruk. Ada beberapa faktor lain yang menyebabkan penjualan buruk itu, tapi semua itu pada akhirnya berakhir pada hal yang sama.

"Sukses para superhero di film, seri TV dan game HANYA akan berdampak ke komik ketika orang-orang membeli komik. Faktanya, tidak banyak orang yang membeli komik. Dari 10 komik terlaku pada bulan November, hanya 4 judul yang terjual sebanyak lebih dari 100 unit. Itu buruk."

Luke Cage adalah seri keenam yang dibatalkan oleh Marvel. Sebelum ini, Marvel telah membatalkan Generation X, Hawkeye, Iceman, Jean Grey dan The Unbelievable Gwenpool. Sama seperti seri lainnya Secret Warriors dan Defenders juga tidak masuk dalam daftar kumpulan komik Marvel untuk Maret 2018. Namun, kedua seri tersebut belum dipastikan tidak lagi berlanjut. 

Penulis Secret Warriros Matthew Rosenberg ikut berbicara terkait banyaknya seri yang dibatalkan belakangan. "Tidak ada pembatalan massal," tulisnya.

"Sebagian seri memang harus berakhir agar seri baru bisa menggantikannya. Itu adalah sebuah siklus."


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.