Bara: The Dark Age Of Banda Angkat Sejarah Kelam Pulau Banda

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Jul 2017 18:03 WIB
poptech
Bara: The Dark Age Of Banda Angkat Sejarah Kelam Pulau Banda
Bara: The Dark Age Of Banda bercerita tentang seorang bocah asal Ambon.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejarah akan lebih menarik untuk dipelajari jika dikemas dalam bentuk game atau komik. inilah yang menjadi salah satu alasan dibuatnya komik Bara: The Dark Age Of Banda.

Pulau Banda punya sejarah gelap yang dilupakan banyak orang atau bahkan tidak diketahui banyak orang. Karena itulah, Kosmik dan Lifelikes Pictures bekerja sama untuk membuat komik yang membahas tentang sejarah Pulau Banda.

Bara: The Dark Age Of Banda bercerita tentang seorang bocah asal Ambon bernama Bara. Dalam komik sejarah fantasi ini, Bara menjadi tahanan dari Perusahaan Hindia Timur Belanda atau yang lebih dikenal dengan nama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Ketika itu, VOC berusaha untuk memonopoli perdagangan buah pala, yang harganya lebih mahal dari emas. 

Komik Bara merupakan hasil kolaborasi antara Ockto Baringbing yang bertanggung jawab atas cerita dam Abdul Kholik alias Kello yang bertanggung jawab atas gambar. ini bukanglah cerita pertama Oclto yg mengangkat tema searah. namun, dia mengakui, bara adalah proyeknya yang paling menantang. Selain Ockto dan Kello, Sheila Timothy akan menjadi produser dari komik yang akan dirilis 5 Agustus mendatang dalam acara POPCON ASIA 2017 ini.

"Sangat menantang. Pertama, ini merupakan proyek pertama saya dengan seorang produser film. Cerita yang saya presentasikan harus jelas dan detail layaknya membuat adegan dalam film. Plot yang saya buat persis seperti menulis naskah untuk film. Hal ini membuat saya terus mengeksplorasi cerita dalam komik Bara," kata Ockto. 

“Kedua, fakta sejarah yang dimasukkan dalam komik juga sebisa mungkin tidak dibelokkan, meskipun ini komik fiksi. Saya harus menemukan fokus yang membuat komik sejarah ini menarik."

Ockto mengaku merasa terbantu dengan keberadaan Kello, yang tidak hanya menggamar berdasarkan storyboard dari Ockto, tapi juga memberikan masukan untuk membuat beberapa adegan tertentu menjadi lebih menarik. Selain kello, Ockto juga mendapat banyak masukan dr Sheila, yang akrab dengan panggilan Lala.

Lifelike Pictures juga akan menayangkan film dokumenter dengan tema sejarah Pulau Banda berjudul “Banda: The Dark Forgotten Trail”. Film karya sutradara Jay Subyakto ini direncanakan tayang mulai 31 Juli. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

15 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.