Pemenang Lomba Komik Digital Rilis di Webtoon

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 28 Jan 2017 06:08 WIB
line
Pemenang Lomba Komik Digital Rilis di Webtoon
LINE merilis komik pemenang lomba komik digital. (Shizuo Kambayashi / AP)

Metrotvnews.com: LINE mengadakan LINE CREATIVE 2016 sebagai bukti bahwa mereka mendukung hasil kreativitas talenta lokal. Dalam kompetisi tersebut, LINE berhasil mendapatkan lebih dari 15 ribu partisipan.

Terdapat 3 kompetisi yang berbeda dalam kontes tersebut yaitu komik digital, ilustrasi stiker dan pengembangan game. Sekarang, LINE merilis para pemenang di bagian komik digital dalam LINE Webtoon. Tiga komik yang diterbitkan adalah Pak Guru Inyong, Sekar x Popular dan Lucunya Hidup ini. 

"Animo para kreator Indonesia terhadap kompetisi Webtoon di LINE CREATIVE 2016 meningkat cukup tinggi," ujar Manager LINE Webtoon Indonesia, Ghina Fianny.

"Tahun 2015 kami hanya memiliki sekitar 800 peserta kompetisi LINE Webtoon, tapi pada tahun 2016 jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 6 ribu peserta."

Dalam kompetisi itu, LINE mengambil tema Slice of Life atau kehidupan sehari-hari. Pak Guru Inyong yang dibuat oleh Anggoro Ihank berhasil merebut juara satu dalam kompetisi komik digital.

Pak Guru Inyong merupakan komik drama komedi yang bercerita tentang guru honorer bernama Pak Inyong. Anggoro menjelaskan, komik Pak Guru Inyong terinspirasi dari pengalaman teman dan keluarganya yang menjadi guru honorer.

Sementara Sekar x Populer buatan tim Roket Kertas bercerita tentang seorang perempuan dengan penampilan culun yang menyukai kaka kelasnya. Komik ini berhasil mendapatkan posisi nomor 3. 

Komik lain yang dirilis di Webtoon adalah Lucunya Hidup Ini. Komik ini berhasil masuk ke dalam 7 besar finalis dalam kategori komik digital. Karya buatan Bang Gaber alias Rizal Fahmi ini mengangkat cerita tentang perilaku "lucu"di masyarakat.

Komik ini juga bertujuan untuk mengkritik dan memberikan pesan moral yang akan membuat pembaca berpikir tentang hal-hal kecil dalam kehidupan. 

"Cerita ini saya ambil dari kisah nyata yang ada di sekitar saya sendiri dan membungkusnya ke dalam komik nuansa komedi yang tujuannya untuk mengkritisi hal-hal kecil yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Bang Gaber. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.