Pencipta Marvel Gabung dalam Proyek Komik AR

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 26 Nov 2017 13:37 WIB
captain marvel
Pencipta Marvel Gabung dalam Proyek Komik AR
Contoh penggunaan AR pada sebuah karya grafis seperti komik.

Jakarta: Teknologi AR (augmented reality) akan hadir ke industri komik. Baru ini musisi grup Black Eyed Peas bernama Will.i.am mengumumkan proyek tersebut dan akan menggandeng komikus Marvel Stan Lee.

Dilaporkan oleh Business Insider bahwa hari Jumat kemarin Will.i.am telah merilis sebuah aplikasi AR yang bisa dipergunakan pada sebuah novel grafis yang diterbitkan awal tahun ini.

Jadi teknologi AR bisa membuat karya di dalam buku komik menjadi hidup. Saat menggunakan aplikasi ini di smartphone dan diarahkan ke komik tersebut, karkater dalam komik akan menjadi hidup dan bersuara di tampilan layar.

Novel grafis berjudul "Masters of The Sun: The Zombie Chronicles" karya Will.i.am juga merupakan karya yang patut diperhitungkan dalam industri komik karena menggunakan AR. Stan Lee ikut serta dalam pengembangan konsep AR yang disajikan. Beberapa artis juga ikut serta mengisi suara dari karakter tersebut.

Tidak cuman Stan Lee yang mengarahkan konsep AR yang ditampikan, dari musik dan audionya didukung oleh kompooser Hans Zimmer yang kerap menyabet peghargaan dunia. Will.i.am mengakui ketertarikan di AR berawal saat dia bekerjasama dengan Intel.

Di tahun 2011 atas ketertarikannya di startup dan teknologi, Intel memberikannya penghargaan sebagai Director of Creative Innovation. Di tahun 2012 dengan bantuan Intel dia menciptakan layanan asisten digital berbasis suara yang meneripa pendanaan hingga USD117 juta setara Rp1,5 triliun.

Will.i.am berencana membawa komik dalam bentuk buku dengan sentuhan digital tidak hanya AR tapi juga VR (virtual reality). Cara ini akan membuat buku komik tetap laku ditengah arus konten yang berformat digital.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.